Yulianus Henock: IKN Bukan Sekadar Politik, Tapi Masa Depan Indonesia

oleh -374 Dilihat
Anggota DPD RI Dapil Kaltim Dr. Yulianus Henock Sumual, SH, M.Si (Foto : Ist)
banner 468x60

Ulasankaltim.id, Nusantara – Pembangunan Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara di Kalimantan Timur terus menunjukkan progres signifikan. Senator asal Kaltim, Dr. Yulianus Henock Sumual, SH, M.Si, menegaskan bahwa masyarakat daerahnya siap menyambut kehadiran pusat pemerintahan baru itu.

“Kami bangga sekaligus siap. Masyarakat Kalimantan Timur menaruh harapan besar pada IKN agar membawa kesejahteraan dan membuka peluang pembangunan lebih luas,” ujar Yulianus Henock dalam wawancara di radio Trijaya JKT.

Menurutnya, sejumlah pembangunan inti sudah berjalan sesuai jadwal. “Kantor presiden, wakil presiden, serta fasilitas utama pemerintahan sudah dikerjakan dan akan rampung sesuai target,” kata Yulianus Henock.

Ia menambahkan, pembangunan fasilitas dasar pun sudah tersedia. “Sarana air bersih, listrik, hingga hunian untuk ASN sudah mulai digunakan. Bahkan hotel dan rumah sakit umum juga sudah berdiri,” jelasnya.

Yulianus Henock menegaskan bahwa pemindahan ibu kota tidak bisa hanya dipandang sebagai wacana politik. “Jangan menyebut IKN sebagai ‘ibu kota politik’. Istilah yang benar adalah Ibu Kota Negara. Karena di situlah nanti eksekutif, legislatif, dan yudikatif akan berkedudukan,” ujarnya.

Tahun ini, pemerintah juga akan memulai pembangunan kantor legislatif dan yudikatif. “Ini langkah penting agar semua lembaga negara bisa terkonsentrasi di Nusantara. Dengan begitu, fungsi ibu kota sebagai pusat pemerintahan berjalan penuh,” ucap Yulianus Henock.

Terkait pendanaan, ia menjelaskan bahwa anggaran besar telah disiapkan. “Sekitar Rp16 triliun dialokasikan untuk kantor eksekutif dan legislatif. Dana ini harus dikelola secara serius agar pembangunan selesai tepat waktu,” katanya.

Yulianus Henock juga menekankan konsep ramah lingkungan dalam pembangunan IKN. “Nusantara bukan hanya simbol pemerintahan, tapi juga contoh kota hijau. Kendaraan listrik dan energi terbarukan akan menjadi prioritas,” jelasnya.

Mengenai kesiapan senator, Yulianus Henock menegaskan tidak ada keraguan. “Pada prinsipnya kami siap pindah jika negara menginstruksikan. Pemerintah pasti menyiapkan apartemen, rumah dinas, dan fasilitas memadai untuk ASN maupun pejabat,” ujarnya.

Ia menilai, perpindahan pusat pemerintahan akan berdampak luas bagi perekonomian. “IKN akan menggerakkan roda ekonomi Kalimantan Timur. Kaltim sendiri selama ini penyumbang devisa kelima terbesar bagi Indonesia,” ungkapnya.

Yulianus Henock menambahkan, daerah sekitar juga akan ikut merasakan manfaat. “Kami tidak ingin hanya IKN yang maju, tapi juga kabupaten dan kota di sekitarnya. Ini kesempatan untuk membangun pemerataan,” tegasnya.

Meski begitu, ia mengingatkan bahwa keberhasilan pembangunan bergantung pada keseriusan pemerintah pusat. “Yang paling penting adalah keseriusan dalam mengucurkan anggaran. Jika dana lancar, maka pembangunan pun berjalan sesuai harapan,” ucap Yulianus Henock.

Senator asal Kaltim itu juga menegaskan pentingnya dampak nyata. “IKN tidak boleh hanya menjadi perpindahan kantor. Kehadirannya harus membuka lapangan kerja, peluang usaha, dan kesejahteraan bagi masyarakat,” katanya.

Optimisme juga datang dari pemerintah daerah. Yulianus Henock menyebut, “Provinsi dan kabupaten/kota di Kaltim sudah siap. Dukungan penuh diberikan agar IKN benar-benar menjadi pusat kemajuan, bukan hanya simbol politik.”

Dengan dukungan masyarakat, kesiapan pemerintah daerah, serta komitmen pemerintah pusat, Yulianus Henock yakin IKN Nusantara akan menjadi tonggak sejarah baru. “IKN adalah masa depan Indonesia, dan Kalimantan Timur siap berada di garda terdepan,” pungkasnya.

Dapatkan informasi terbaru dan terkini di Instagram @ulasankaltim_id

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *