Ulasankaltim.id, Samarinda – Di tengah gemerlap kota Samarinda yang bersiap menyambut malam Ramadhan, sekelompok eks anggota Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) memilih untuk menebar kebaikan dalam kesunyian yang bermakna. Pada Jum’at (14/3/25), mereka mendatangi Panti Asuhan Ibnu Muzhaffar yang dikelola langsung oleh para eks LDII di Jl. Sentosa Dalam No.1, RT.32, Sungai Pinang Dalam, Kecamatan Sungai Pinang, membawa serta semangat berbagi dan kepedulian sosial.
Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya mereka untuk memberikan dukungan moral dan material kepada anak-anak yatim yang tinggal di panti tersebut. Dalam suasana Ramadhan yang penuh refleksi, aksi ini menjadi simbol kasih sayang yang nyata.
Kamto, perwakilan dari kelompok tersebut, menjelaskan bahwa kegiatan ini lahir dari keinginan untuk menghadirkan sentuhan kemanusiaan bagi mereka yang membutuhkan. “Ini adalah bentuk kasih sayang dan kepedulian kami terhadap anak-anak yatim,” ujar Kamto.
Ia menambahkan bahwa tujuan utama kegiatan ini adalah untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya berbagi serta mempererat tali silaturahmi antarwarga, khususnya di bulan suci yang penuh keberkahan ini.
Selain bantuan berupa kebutuhan pokok, kelompok ini juga membawa pesan spiritual: bahwa berbagi tidak hanya menyejukkan penerima, tetapi juga menyucikan hati mereka yang memberi. Kamto meyakini, langkah kecil ini bisa menumbuhkan kebiasaan peduli yang lebih luas di masyarakat.
Kehadiran mereka disambut hangat oleh pengurus panti dan anak-anak yang tinggal di sana. Suasana penuh keakraban dan senyum menghiasi pertemuan tersebut, menjadi bukti bahwa kepedulian bisa menjembatani berbagai latar belakang dan perbedaan.
Lebih dari sekadar acara seremonial, kegiatan ini menjadi pengingat akan pentingnya nilai solidaritas sosial dan toleransi di tengah kehidupan yang semakin kompleks. Ramadhan pun menjadi momen strategis untuk menanamkan nilai-nilai tersebut sejak dini.
Kamto berharap inisiatif ini tidak berhenti di satu tempat dan waktu. Ia mengajak masyarakat luas untuk menjadikan Ramadhan sebagai momentum untuk menebar kebaikan dan memperkuat rasa kemanusiaan tanpa melihat perbedaan.
“Semoga kegiatan ini bisa menjadi inspirasi bagi banyak pihak untuk peduli dan berbagi. Karena di balik setiap bantuan, ada harapan dan senyum yang bisa kita hidupkan kembali,” pungkasnya. (Fzi)
Dapatkan informasi terbaru dan terkini di Instagram @ulasankaltim_id









