Kebakaran Hanguskan Tiga Rumah di Samarinda, Warga Diminta Lebih Waspada

oleh -431 Dilihat
banner 468x60

Ulasankaltim.id, Samarinda – Suasana sore di kawasan Gg. Keluarga, Kelurahan Sungai Keledang, mendadak panik setelah api berkobar melalap tiga rumah warga, Kamis (20/3/2025). Kebakaran yang terjadi sekitar pukul 16.50 WITA ini membuat warga berlarian menyelamatkan diri dan barang berharga.

Arman, seorang saksi yang merupakan penyewa ruko milik H. Yusuf, menceritakan bahwa saat kejadian ia tengah melaksanakan salat Ashar di dalam rumah. Tiba-tiba, ia mendengar teriakan warga yang menyebut adanya kebakaran. Ketika keluar, ia melihat api sudah membesar dari bagian belakang rumah milik Hj. Suliyah.

Melihat api yang semakin membesar, Arman segera mengevakuasi istri, anak, dan beberapa barang berharganya sebelum api menjalar lebih luas. Warga sekitar juga berusaha membantu dengan alat seadanya sambil menunggu kedatangan petugas pemadam kebakaran.

Pemadaman berlangsung dramatis karena api sempat membesar akibat material rumah yang sebagian besar terbuat dari kayu. Petugas pemadam kebakaran yang tiba di lokasi berusaha mengendalikan api dengan bantuan relawan dan warga sekitar.

Kepala Bidang Pemadaman dan Keselamatan Dinas Pemadam Kebakaran (Disdamkar) Kota Samarinda, M. Teguh Setia Wardhana, mengatakan bahwa kebakaran ini menghanguskan tiga rumah warga. Dugaan sementara, penyebab kebakaran adalah korsleting listrik, namun pihak berwenang masih melakukan penyelidikan lebih lanjut.

“Kendala utama yang kami hadapi di lapangan adalah banyaknya warga yang menonton. Hal ini menghambat akses kendaraan pemadam kebakaran serta peralatan portable yang kami bawa,” ujar Teguh.

Ia juga mengingatkan masyarakat agar lebih berhati-hati, terutama menjelang waktu berbuka puasa dan sahur. Potensi kebakaran sering meningkat saat momen-momen tersebut akibat penggunaan listrik dan kompor yang lebih intens.

Api akhirnya berhasil dipadamkan sekitar pukul 17.30 WITA setelah petugas berjibaku selama hampir satu jam. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini, namun kerugian materi diperkirakan mencapai ratusan juta rupiah.

Pihak berwenang mengimbau warga agar selalu mengecek instalasi listrik dan memastikan kondisi peralatan elektronik maupun kompor sebelum meninggalkan rumah. Kesadaran akan hal ini dinilai penting untuk mencegah musibah serupa di kemudian hari.. (Fer)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *