Ulasankaltim.id, Samarinda – Pasca penetapan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Samarinda oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU), Polresta Samarinda memperketat langkah pengamanan untuk memastikan situasi tetap kondusif. Upaya ini dilakukan sebagai langkah antisipasi terhadap potensi ketegangan, terutama karena proses perselisihan hasil pemilihan gubernur masih bergulir di Mahkamah Konstitusi (MK).
Dalam menjaga stabilitas di tengah masyarakat, peran Bhabinkamtibmas menjadi ujung tombak kepolisian. Salah satu anggota yang aktif menjalankan tugas ini adalah Aiptu Subaji, Bhabinkamtibmas di Kelurahan Sungai Pinang Dalam, Kecamatan Sungai Pinang, Kota Samarinda. Ia secara rutin turun ke lapangan untuk memberikan imbauan kepada warga agar tetap menjaga keamanan dan tidak mudah terpancing isu yang dapat menimbulkan perpecahan.
Pada Kamis (23/1/2025), Aiptu Subaji kembali mengunjungi warga untuk berdialog langsung. Dalam kesempatan itu, ia mengajak masyarakat untuk tetap bersikap tenang dan tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang belum jelas kebenarannya. Ia juga menegaskan bahwa perbedaan pilihan dalam pesta demokrasi adalah hal yang lumrah dan tidak seharusnya menjadi pemicu konflik sosial.
Lebih dari sekadar pengamanan, pendekatan persuasif seperti ini diharapkan dapat memperkuat hubungan antara kepolisian dan masyarakat. Dengan membangun komunikasi yang baik, potensi gesekan di tengah situasi politik yang dinamis bisa diminimalisir.
Polresta Samarinda juga terus meningkatkan patroli dan pengawasan di berbagai titik strategis guna memastikan lingkungan tetap aman. Langkah ini menjadi bentuk komitmen kepolisian dalam menciptakan suasana yang damai setelah berlangsungnya pemilihan kepala daerah.
Masyarakat diimbau untuk tetap bersikap bijak dalam menyikapi perkembangan politik dan menunggu hasil akhir yang ditetapkan oleh pihak berwenang. Dengan kerja sama antara warga dan aparat, diharapkan stabilitas keamanan di Samarinda tetap terjaga.(Fzi)
Dapatkan informasi terbaru dan terkini di Instagram @ulasankaltim_id









