Viral Aksi Diduga Curi Solar di Tugboat Samarinda, Dua Pelaku Ditangkap Polisi

oleh -206 Dilihat
Dua Orang Terduga Tersangka Pencurian Solar di Tugboad Saat Diamankan di Polsek Kawasan Pelabuhan (Foto : Yanur)
banner 468x60

Ulasankaltim.id, Samarinda – Aksi sekelompok pria yang diduga hendak mencuri bahan bakar minyak (BBM) jenis solar dari sebuah kapal tugboat di kawasan tambatan Hartati, Loa Bakung, Kecamatan Sungai Kunjang, viral di media sosial. Peristiwa tersebut terjadi pada Kamis (9/7/2026) setelah kru kapal memergoki aktivitas mencurigakan para pelaku.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, lima orang datang menggunakan sebuah perahu ces dan mendekati kapal yang sedang bertambat di perairan Sungai Mahakam. Salah seorang di antaranya diketahui sempat naik ke atas kapal dan membuka penutup tangki penyimpanan BBM.

Namun, aksi mereka gagal setelah dipergoki kru kapal. Saat ketahuan, salah satu terduga pelaku sempat melakukan perlawanan dengan menggunakan ketapel sebelum akhirnya melarikan diri bersama rekan-rekannya menggunakan perahu.

Meski belum sempat membawa solar dari dalam kapal, para pelaku diduga telah melakukan upaya untuk menguasai BBM tersebut.

Menindaklanjuti laporan dan video yang beredar, Unit Reskrim Polsek Kawasan Pelabuhan Samarinda melakukan penyelidikan hingga akhirnya berhasil mengidentifikasi para pelaku.

Pada Sabtu malam (11/7/2026) sekitar pukul 20.30 Wita, polisi mengamankan dua orang pria berinisial L dan N di kawasan Harapan Baru, Kecamatan Loa Janan Ilir.

Saat proses penangkapan sempat terjadi aksi kejar-kejaran terhadap seorang terduga pelaku lainnya. Namun pelaku berhasil meloloskan diri dengan melompat ke Sungai Mahakam dan bersembunyi. Hingga kini, tiga orang lainnya masih berstatus buronan dan dalam pengejaran petugas.

mewakili Kapolsek Kawasan Pelabuhan AKP Heru Erkahadi, Kanit Reskrim Polsek Kawasan Pelabuhan Samarinda, IPDA Adi Brata Yusuf, membenarkan penangkapan tersebut.

“Benar, kami telah mengamankan dua orang yang diduga terlibat dalam perkara tersebut. Sementara tiga pelaku lainnya masih dalam proses pencarian dan pengembangan penyelidikan,” ujarnya.

Ia menjelaskan, perkara tersebut saat ini ditangani sebagai dugaan tindak pidana pemerasan dan pengancaman yang terjadi di perairan Sungai Mahakam, wilayah hukum Polsek Kawasan Pelabuhan Samarinda.

“Penyidikan masih terus berjalan untuk melengkapi alat bukti serta memburu pelaku lainnya yang identitasnya telah kami kantongi,” tambahnya.

Polisi juga mengimbau masyarakat, khususnya para pemilik dan awak kapal yang beroperasi di perairan Sungai Mahakam, agar meningkatkan kewaspadaan dan segera melapor apabila menemukan aktivitas mencurigakan di sekitar kapal maupun kawasan tambat. (Yanur)

Dapatkan informasi terbaru dan terkini di Instagram @ulasankaltim_id

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *