Rudy Mas’ud Unggul di Quick Count, Optimisme Menguat

oleh -348 Dilihat
Foto Saat Penghitungan Suara di TPS (Foto : FZI)
banner 468x60

ULASANKALTIM.ID, Samarinda – Proses pemilihan Gubernur Kalimantan Timur (Kaltim) memasuki babak penentuan. Hasil sementara hitung cepat (quick count) menunjukkan pasangan calon Rudy Mas’ud dan Seno Aji berada di posisi terdepan. Momentum ini disambut dengan optimisme oleh Rudy, yang mengingatkan pentingnya menjaga integritas suara hingga proses rekapitulasi resmi selesai.

“Penghitungan suara di kecamatan masih berjalan. Saya mengimbau semua pihak untuk terus memantau dan mengawal jalannya proses ini. Semoga hasil quick count sesuai dengan hasil akhir, tetapi kita tetap menunggu keputusan resmi dari KPU,” ujar Rudy dalam konferensi pers di posko pemenangan, Rabu (27/11/2024).

Rudy menyampaikan rasa terima kasih kepada masyarakat Kaltim atas dukungan yang diberikan. Ia menegaskan komitmennya untuk menjalankan mandat rakyat dengan penuh tanggung jawab.

“Amanah ini akan kami emban dengan sebaik-baiknya, tidak hanya kepada masyarakat Kaltim, tetapi juga kepada Tuhan Yang Maha Esa,” ucapnya.

Berdasarkan hasil quick count hingga Kamis (28/11) pukul 07.15 WIB dari lembaga survei Indikator Politik Indonesia, Rudy-Seno unggul dengan perolehan 56,44% suara, mengalahkan paslon nomor urut 1, Isran Noor dan Hadi Mulyadi, yang meraih 43,56%. Data tersebut didapatkan dari 98,83% suara yang telah masuk.

Meski demikian, Rudy menekankan bahwa pihaknya akan tetap menunggu hasil resmi dari KPU yang akan diumumkan setelah proses rekapitulasi manual selesai pada 29 November 2024.

“Hasil quick count menunjukkan tren positif bagi kami. Namun, proses ini belum selesai. Saya ingin semua pihak terus bekerja mengawal suara rakyat hingga pengumuman resmi dari KPU,” katanya.

Rudy juga menegaskan akan segera merealisasikan program-program prioritas jika terpilih, salah satunya adalah program subsidi bahan bakar gratis untuk masyarakat Kaltim.

Menutup pernyataannya, Rudy mengajak seluruh elemen masyarakat, termasuk pendukung kandidat lain, untuk bersatu demi kemajuan daerah.

“Kita harus mengesampingkan perbedaan politik. Saatnya bersatu untuk membangun Kaltim yang lebih baik,” tutupnya.

Perlu diingat, hasil quick count tidak bersifat final. Penetapan resmi pemenang Pilkada akan dilakukan setelah proses penghitungan suara manual oleh KPU, yang dijadwalkan berlangsung hingga 16 Desember 2024. (FZI)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *