Razia Gabungan Satpol PP Samarinda Jaring 30 Orang di Penginapan dan Kos-Kosan

oleh -390 Dilihat
Puluhan Pasangan tak resmi saat diamankan di kantor Satpol PP Kota Samarinda (Foto : Fzi)
banner 468x60

Ulasankaltim.id, Samarinda – Suasana malam di Samarinda mendadak tegang ketika puluhan petugas berseragam turun ke jalan. Di bawah redup lampu kota, satu per satu pintu penginapan dan kos-kosan diperiksa. Operasi gabungan ini bukan sekadar rutinitas malam itu, aparat menindak langsung dugaan pelanggaran ketertiban yang mengganggu kenyamanan warga.

Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Samarinda bersama unsur TNI, Polri, dan Polisi Militer (PM) melaksanakan operasi gabungan penertiban di sejumlah titik pada Rabu malam, 8 Oktober 2025. Fokus utama kegiatan ini adalah pengawasan terhadap penginapan dan rumah kos yang disinyalir menjadi tempat aktivitas tidak sesuai ketentuan daerah.

Kepala Dinas Satpol PP Kota Samarinda, Anis Siswanti, menjelaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari patroli rutin sekaligus penegakan Peraturan Daerah (Perda) terkait ketertiban umum.

“Seperti biasa, kami melakukan patroli, monitoring, sekaligus penegakan perda di tempat kos dan hotel,” ujarnya di lokasi kegiatan.

Dalam operasi tersebut, petugas menemukan 15 pasangan yang tidak memiliki hubungan resmi. Mereka terjaring dari empat lokasi berbeda, yakni di Jalan Kebaktian, di Jalan Pelita, dan di Jalan Antasari.

Dari hasil pendataan, Jl. Kebaktian menjadi lokasi dengan jumlah temuan terbanyak, yaitu delapan pasangan. Sementara di Jl. Merdeka ditemukan satu pasangan, di Jl. Pelita empat pasangan, dan di Jl. Antasari empat pasangan. Total keseluruhan mencapai 30 orang.

Menurut Anis, sebagian dari mereka bukan warga Samarinda, bahkan ada yang tidak membawa kartu identitas. Hal ini mendorong petugas untuk melakukan pendalaman lebih lanjut guna memastikan status dan domisili mereka.

“Beberapa tidak membawa KTP, ada juga yang mengaku suami istri tapi tidak bisa menunjukkan bukti pernikahan. Ada yang beralasan menikah siri, tapi dokumennya rusak atau disimpan di ponsel,” jelasnya.

Semua pasangan yang terjaring kemudian dibawa ke kantor Satpol PP untuk menjalani pemeriksaan lanjutan oleh penyidik bidang perundangan. Langkah ini diambil sebagai bagian dari proses penegakan hukum yang berlaku di daerah tersebut.

Operasi malam itu juga dilakukan sebagai bentuk respons terhadap keresahan masyarakat, khususnya terkait penggunaan aplikasi daring yang disinyalir dimanfaatkan untuk aktivitas yang melanggar norma sosial.

“Informasi dari warga dan pengawasan kami menunjukkan adanya potensi pelanggaran melalui aplikasi tertentu. Kami tidak ingin hal itu berkembang menjadi gangguan kamtibmas,” ujar Anis.

Selain menertibkan pasangan tak resmi, petugas juga mengamankan seorang “manusia silver” yang kerap muncul di sejumlah titik jalan di Samarinda. Sosok ini disebut sebagai figur yang sudah berulang kali diamankan karena aktivitas mengganggu ketertiban umum.

“Manusia silver ini sudah sering kami amankan. Bisa dibilang sudah ‘legenda’. Kami akan teruskan penanganannya kepada pihak yang berwenang untuk pembinaan,” kata Anis sambil menegaskan bahwa tindakan tersebut dilakukan dengan pendekatan persuasif.

Anis menambahkan, manusia silver yang diamankan malam itu akan ditempatkan sementara di ruang pembinaan Satpol PP sebelum diserahkan ke lembaga sosial yang kompeten. Langkah ini diambil agar penanganan lebih terarah dan berkelanjutan.

Kegiatan patroli gabungan semacam ini, lanjutnya, akan terus dilakukan secara berkala. Tujuannya untuk mencegah pelanggaran serupa dan menjaga kondusivitas di wilayah Kota Samarinda, terutama pada malam hari.

“Harapan kami, masyarakat merasa lebih aman dan tidak resah dengan aktivitas-aktivitas yang melanggar norma dan aturan,” tutur Anis menutup penjelasannya.

Melalui operasi tersebut, Satpol PP menegaskan komitmennya dalam menjaga ketertiban umum dan memastikan setiap warga maupun pendatang mematuhi aturan yang berlaku. Ke depan, sinergi antarinstansi akan terus diperkuat untuk menjaga wajah Samarinda tetap tertib dan aman bagi seluruh warga. (Fzi)

Dapatkan informasi terbaru dan terkini di Instagram @ulasankaltim_id

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *