Ulasankaltim.id, Samarinda – Sorotan publik sepak bola nasional tertuju ke Stadion Segiri, Samarinda, saat Persija Jakarta dan Persib Bandung bersiap menjalani laga sarat gengsi dalam lanjutan BRI Super League 2025/2026, Minggu (10/5/2026). Pertemuan dua rival klasik itu dipastikan berlangsung dalam atmosfer panas meski digelar jauh dari kota asal kedua tim.
Pertandingan bertajuk Derbi Indonesia tersebut dijadwalkan berlangsung pukul 16.30 WITA. Namun, pemindahan venue dari Jakarta ke Samarinda menjadi perhatian utama dalam sesi konferensi pers jelang pertandingan yang digelar di Media Center Borneo FC, Sabtu (9/5).
Pelatih Persib Bandung, Bojan Hodak, secara terbuka mempertanyakan keputusan penyelenggara yang memilih Stadion Segiri sebagai lokasi pertandingan. Menurutnya, laga sebesar Persija kontra Persib seharusnya dimainkan di Jakarta sebagai markas Macan Kemayoran.
Bojan menilai keputusan memindahkan pertandingan ke Kalimantan Timur menjadi situasi yang tidak lazim bagi duel dua klub dengan rivalitas panjang di sepak bola Indonesia. Meski demikian, ia memastikan timnya tetap menghormati keputusan tersebut dan fokus menghadapi pertandingan.
Pelatih asal Kroasia itu menegaskan skuad Persib datang dengan kesiapan penuh. Ia menyebut pertandingan melawan Persija selalu memiliki tensi tinggi karena menyangkut harga diri dua tim besar dengan sejarah rivalitas panjang.
Menurut Bojan, tidak ada tim yang ingin kehilangan poin dalam laga sebesar ini. Ia meminta seluruh pemain Persib tampil disiplin dan mampu menunjukkan performa terbaik demi membawa pulang hasil positif dari Samarinda.
Persib Bandung dipastikan tidak tampil dengan kekuatan penuh dalam pertandingan tersebut. Penyerang andalan mereka, Ramon Tanque, harus menepi setelah mengalami cedera concussion pada laga sebelumnya.
Absennya Ramon menjadi tantangan tersendiri bagi lini serang Maung Bandung. Kendati demikian, Bojan tetap optimistis pemain lain mampu menjalankan peran dengan maksimal untuk menjaga peluang tim meraih poin.
Ia juga menekankan pentingnya fokus sepanjang pertandingan. Bojan meminta seluruh pemain menjaga konsentrasi sejak menit awal mengingat laga kontra Persija kerap berjalan ketat dan penuh tekanan.
Sementara itu, bek asing Persib, Federico Barba, menyampaikan optimismenya menjelang pertandingan. Ia menilai seluruh pemain berada dalam kondisi siap untuk menghadapi tekanan pertandingan besar melawan rival utama mereka.
Barba mengatakan Persib harus mampu memanfaatkan setiap peluang yang diperoleh selama pertandingan berlangsung. Bermain di stadion netral, menurutnya, tidak mengurangi motivasi tim untuk tampil kompetitif dan membawa pulang poin.
Pertandingan Persija kontra Persib diprediksi kembali menyedot perhatian besar pecinta sepak bola nasional. Kehadiran dua klub dengan basis suporter terbesar di Indonesia diperkirakan akan menghadirkan atmosfer pertandingan yang semarak di Stadion Segiri Samarinda. (Fzi)
Dapatkan informasi terbaru dan terkini di Instagram @ulasankaltim_id









