Mudik Lebaran 2026: Jalur Laut Samarinda Ramai, Ribuan Penumpang Tuju Parepare

oleh -226 Dilihat
Kondisi Pelabuhan Samarinda (Foto : Fdy)
banner 468x60

Ulasankaltim.id, Samarinda – Riuh langkah para pemudik mulai memenuhi kawasan Pelabuhan Samarinda, menandai meningkatnya arus perjalanan menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah. Aktivitas di pelabuhan yang berada di tepian Sungai Mahakam itu menunjukkan geliat signifikan, seiring masyarakat bersiap kembali ke daerah asal.

Pada Minggu, 15 Maret 2026, kapal penumpang KM Prince Soya diberangkatkan menuju Pelabuhan Parepare dengan total 1.697 penumpang. Keberangkatan ini menjadi bagian dari peningkatan volume mudik melalui jalur laut di Kota Samarinda.

Sejak pagi hari, para calon penumpang telah memadati area terminal untuk menyelesaikan proses administrasi keberangkatan. Petugas tampak mengatur alur antrean guna memastikan proses berjalan tertib.

Kepadatan di pelabuhan terlihat lebih tinggi dibandingkan hari normal. Hal ini mencerminkan tingginya minat masyarakat menggunakan transportasi laut sebagai alternatif perjalanan mudik.

Salah satu penumpang, Abdullah Faisal, memilih melakukan perjalanan seorang diri menuju Makassar. Ia bekerja di Kalimantan dan memanfaatkan momen Lebaran untuk pulang menemui keluarga.

Ia menyampaikan bahwa kesempatan pulang kali ini sangat berarti setelah cukup lama tidak berkumpul bersama keluarga. Rutinitas pekerjaan menjadi salah satu faktor yang membatasi frekuensi kepulangannya.

Dalam perjalanannya, Abdullah membawa sejumlah barang berupa pakaian serta hadiah kecil untuk keluarga. Ia menilai barang tersebut sebagai bentuk perhatian sederhana.

Menurutnya, Lebaran merupakan momen penting yang selalu dinantikan. Kesempatan berkumpul bersama keluarga menjadi alasan utama dirinya menempuh perjalanan tersebut.

Dari sisi pelayanan, ia menilai kondisi pelabuhan saat ini lebih tertata dibandingkan sebelumnya. Pengaturan penumpang yang lebih baik membuat proses keberangkatan berjalan lebih nyaman.

Ia mengaku sempat mempertimbangkan menggunakan pesawat, namun keterbatasan tiket dan kenaikan harga membuatnya beralih ke moda transportasi laut.

Menurutnya, harga tiket kapal menuju Parepare sekitar Rp500 ribu masih relatif terjangkau, terutama dibandingkan biaya perjalanan udara.

Sementara itu, Kasi Penjagaan, Patroli, dan Penyidikan KSOP Kelas I Samarinda, Capt Sahrun Asis, menjelaskan bahwa aktivitas penumpang pada hari tersebut tergolong tinggi. Sebelumnya, kapal KM Queen Soya tiba dari Parepare dengan membawa sekitar 350 penumpang.

Selanjutnya, KM Prince Soya diberangkatkan dengan jumlah penumpang yang telah mencapai kapasitas maksimal. Selain itu, kapal perintis KM Sabuk Nusantara juga bersandar dengan membawa sekitar 97 penumpang.

Ia menyebut kondisi tersebut sebagai salah satu puncak arus mudik Lebaran 2026 di Samarinda. Jadwal keberangkatan kapal yang semula direncanakan pukul 14.00 WITA dimajukan menjadi pukul 12.00 WITA karena kapasitas telah terpenuhi.

Ia menambahkan, kepadatan diperkirakan akan berangsur menurun dalam beberapa hari ke depan. Hal ini disebabkan adanya alternatif keberangkatan dari pelabuhan lain di Kalimantan Timur, seperti Bontang dan Balikpapan, sehingga distribusi penumpang menjadi lebih merata. (Fdy)

Dapatkan informasi terbaru dan terkini di Instagram @ulasankaltim_id

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *