Motif dibalik Tewasnya Aluh Wakar Galangan Kapal, Akibat Perselisihan

oleh -963 Dilihat
Kapolresta Samarinda, Kombes Pol Ary Fadli Saat Memberikan Keterangan Terkait Motif Perkelahian di Jalan Cipto Mangunkusumo (Foto : FER)
banner 468x60

Ulasankaltim.id, Samarinda – Sebuah insiden tragis terjadi di Jalan Cipto Mangunkusumo, RT 40, Kelurahan Harapan Baru, Kecamatan Loa Janan Ilir, Samarinda, pada Kamis (19/12/2024) sore. Kejadian ini mengakibatkan seorang pekerja galangan kapal bernama Aluh meninggal dunia, sementara satu orang lainnya mengalami luka-luka.

Kapolresta Samarinda, Kombes Pol Ary Fadli, memastikan bahwa pelaku, Said Alwi Bahasyim dan Alwi Sidik, telah berhasil diamankan oleh pihak kepolisian. Saat ini, pelaku tengah menjalani proses pemeriksaan intensif di Polresta Samarinda.

Dari hasil penyelidikan awal, peristiwa ini dipicu oleh perselisihan antara Aluh (korban) dan Said Alwi Bahasyim (pelaku). Kombes Pol Ary Fadli mengungkapkan bahwa perselisihan tersebut bermula dari teguran korban kepada pelaku sehari sebelum kejadian. Teguran itu terkait keributan antara pelaku dan istrinya.

Pelaku diduga merasa tersinggung atas teguran tersebut, sehingga emosinya memuncak dan memicu perkelahian yang berakhir tragis. Dalam perkelahian itu, Aluh tewas di lokasi kejadian, sementara seorang korban lainnya mengalami luka-luka dan kini tengah menjalani perawatan medis.

“Kami menduga motif utama adalah rasa tersinggung pelaku terhadap korban akibat teguran tersebut,” jelas Kombes Pol Ary Fadli saat memberikan keterangan kepada ulasankaltim.id.

Polisi telah menetapkan pasal yang dikenakan kepada pelaku, yaitu Pasal 338 KUHP tentang pembunuhan, dengan subsider Pasal 351 ayat 3 KUHP tentang penganiayaan yang menyebabkan kematian. Pasal-pasal tersebut dipastikan sesuai dengan hasil penyelidikan sementara.

Kejadian ini menimbulkan keprihatinan mendalam di masyarakat setempat. Warga sekitar berharap agar pelaku diproses secara hukum untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.

Sementara itu, pihak keluarga korban masih berduka atas insiden tragis ini. Mereka berharap keadilan ditegakkan dan insiden serupa tidak terjadi lagi di kemudian hari.

Pihak kepolisian terus melakukan penyelidikan mendalam guna mengungkap fakta-fakta lain yang mungkin relevan dalam kasus ini. Kombes Pol Ary Fadli juga mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan menyerahkan seluruh proses hukum kepada pihak berwenang. (FZI)

Dapatkan informasi terbaru dan terkini di Instagram @ulasankaltim_id

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *