MMC Gelar Pelatihan Bisnis untuk Sambut Peluang Pertumbuhan Ekonomi IKN

oleh -980 Dilihat
Kegiatan Pelatihan Bisnis dari MMC (Foto : FER)
banner 468x60

Ulasankaltim.id, Samarinda – Para pengusaha senior yang tergabung dalam Komunitas MTR Miliarder Club (MMC) semakin menunjukkan komitmen mereka untuk mendukung percepatan pembangunan ekonomi yang digagas pemerintah. Melihat potensi besar dari proyek Ibu Kota Negara (IKN) dan perpindahan ibu kota, mereka bertekad untuk memperkuat bisnis mereka agar dapat berkontribusi maksimal terhadap kemajuan ekonomi Kalimantan Timur dan sekitarnya.

Sebagai bagian dari langkah nyata mereka, pada 11-13 Desember 2024, MMC menggelar sebuah pelatihan bisnis yang bertajuk “The Ultimate Business Leadership (UBL)” dengan tema “Great Leader, Great Nation”. Pelatihan yang diadakan di Hotel Bumi Senyiur, Samarinda, ini bertujuan untuk memberikan wawasan dan keterampilan baru bagi pengusaha-pengusaha lokal dalam menghadapi perubahan dan peluang besar yang sedang terjadi.

Hampir 100 anggota MMC dari berbagai kota di Indonesia ikut serta dalam acara ini. Selain pengusaha-pengusaha asal Samarinda, hadir pula perwakilan dari Bontang, Sangatta, Balikpapan, serta dari kota-kota besar lainnya seperti Medan, Pekanbaru, Jakarta, Semarang, dan Jogjakarta. Kehadiran para pengusaha senior dari berbagai daerah menunjukkan semangat kebersamaan dalam membangun perekonomian daerah.

Dalam pelatihan ini, para pengusaha senior berbagi pengalaman dan strategi bisnis yang telah terbukti berhasil. Salah satu hal penting yang disampaikan adalah pentingnya membangun bisnis yang kokoh tanpa mengandalkan utang. Para pengusaha yang telah berpengalaman ini menekankan bahwa utang bukanlah solusi jangka panjang bagi pengembangan usaha.

Peserta Kegiatan MMC (Foto : FER)

“Selama ini, banyak pengusaha yang terjebak dalam lingkaran utang yang semakin membebani mereka. Meskipun bisnis tampak tumbuh, namun utang yang terus berkembang malah menggerogoti kemampuan finansial mereka,” ungkap salah satu narasumber dalam pelatihan ini.

Menurut para pengusaha MMC, bisnis yang bergantung pada utang akan menghadapi resiko ketidakpastian, terutama ketika arus kas perusahaan tidak dapat memenuhi kewajiban cicilan yang sudah pasti jatuh tempo. Hal ini dapat memicu krisis keuangan yang mengancam kelangsungan usaha. Oleh karena itu, mereka mengajak para pengusaha untuk mulai meninggalkan kebiasaan buruk ini dan fokus pada pengembangan bisnis secara organik.

Pembangunan bisnis yang sehat harus dimulai dari penciptaan nilai tambah melalui produk dan layanan yang bermanfaat bagi pelanggan. Dalam hal ini, para pengusaha senior di MMC menekankan pentingnya menciptakan inovasi dan kualitas produk yang bisa memenuhi kebutuhan pasar, bukan sekadar berfokus pada ekspansi yang dibayar dengan utang.

“Bisnis yang tumbuh secara alami lebih tahan banting dalam menghadapi guncangan ekonomi. Dengan memperkuat fondasi perusahaan, kita bisa menyambut peluang yang datang tanpa harus bergantung pada utang,” tambah salah satu anggota MMC yang berpengalaman puluhan tahun dalam dunia bisnis.

Selain itu, penting juga untuk membangun tim yang solid dan memiliki visi yang sama dalam mengembangkan perusahaan. Tim yang handal, dengan kompetensi yang mumpuni, akan menjadi aset utama dalam membawa perusahaan menuju kancah global. Inilah yang menjadi salah satu fokus dalam pelatihan tersebut.

Para peserta pelatihan juga diajak untuk lebih mempersiapkan diri dalam menyambut perkembangan ekonomi yang dipicu oleh proyek IKN dan relokasi ibu kota. Para pengusaha diharapkan dapat berperan aktif dalam menyediakan produk dan jasa yang berkualitas tinggi, sekaligus memperkuat sektor ekonomi lokal yang semakin berkembang.

Dengan semangat ini, para anggota MMC berharap dapat menciptakan ekosistem bisnis yang sehat dan berkelanjutan di Kalimantan Timur. Mereka mengajak semua pengusaha untuk berinvestasi dalam pengembangan usaha yang tidak hanya menguntungkan dalam jangka pendek, tetapi juga memberikan dampak positif jangka panjang bagi perekonomian daerah dan negara.

Sebagai penutupan, para pengusaha senior MMC menekankan bahwa peluang untuk tumbuh dan berkembang bersama proyek pembangunan IKN sangat besar. Namun, untuk meraih manfaat tersebut, mereka harus siap membangun perusahaan yang kokoh, dengan keuangan yang stabil dan tanpa terbebani oleh utang. Dengan begitu, mereka dapat berkontribusi lebih besar dalam mendorong pertumbuhan ekonomi di Kalimantan Timur dan Indonesia secara keseluruhan. (FER)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *