Kisah Pilu di TPU Lok Bahu: Bayi Perempuan Ditemukan dengan Ari-ari

oleh -446 Dilihat
Pihak Kepolisian Dan PMI Sedang Melakukan Evakuasi Terhadap Jasad Bayi di TPU Muslimin Lok Bahu Bendang (Foto : Istimewa)
banner 468x60

Ulasankaltim.id, Samarinda – Kejadian tragis mengguncang warga Kota Samarinda pada hari Jumat (17/01/25), setelah penemuan mayat bayi perempuan di Pemakaman Umum (TPU) Muslimin Lok Bahu Bendang, Jl. Pusaka RT 17, Kelurahan Lok Bahu, Kecamatan Sungai Kunjang. Mayat bayi tersebut ditemukan dalam kondisi mengenaskan, menimbulkan tanda tanya besar tentang siapa yang tega membuangnya di tempat tersebut.

Peristiwa ini bermula sekitar pukul 07.00 Wita, saat Suryaji (51), seorang warga setempat, bersama rekannya hendak melakukan aktivitas penggalian kubur di pemakaman tersebut. Tanpa diduga, mereka menemukan gundukan tanah yang mencurigakan di lokasi yang sedang mereka kerjakan. Karena curiga, Suryaji bersama temannya memutuskan untuk membongkar gundukan tanah tersebut.

“Saya melihat adanya gundukan tanah seperti kuburan baru namun berukuran kecil, seperti kuburan untuk bayi” ucap Suryaji.

Saat gundukan tanah dibuka, mereka sangat terkejut menemukan mayat seorang bayi perempuan yang terbungkus kain putih. Bayi tersebut terbaring dalam posisi menyamping menghadap ke kanan dan masih terlilit ari-ari.

“Setelah Kami cek ternyata ada kaki bayi dan kemudian kami buka semua jasad bayi itu masih terbungkus kain putih beserta ari-arinya, tambah Suryaji.

Karena ini membuat Suryaji dan temannya merasa sangat iba, dan mereka segera memutuskan untuk menguburkan jenazah bayi tersebut dengan cara yang layak, sesuai dengan tata cara pemakaman Islam.

Sekitar pukul 13.30 Wita, Suryaji melaporkan temuan mayat bayi tersebut kepada temannya yang lain. Setelah mendengar laporan itu, teman Suryaji langsung menghubungi Bhabinkamtibmas Lok Bahu, Aiptu M. Yazid, untuk melaporkan kejadian tersebut. Aiptu Yazid segera merespons dengan menghubungi Piket SPKT Polsek Sungai Kunjang agar segera menangani kasus ini.

Tak lama setelah laporan diterima, petugas dari Polsek Sungai Kunjang langsung menuju ke lokasi kejadian. Mereka langsung melakukan pemeriksaan di TKP dan mengumpulkan keterangan dari saksi-saksi yang ada.

Setelah itu, tim relawan PMI Kota Samarinda datang ke lokasi untuk mengevakuasi jenazah bayi tersebut. Mayat bayi kemudian dibawa ke RSUD A.W. Syahranie Samarinda guna menjalani pemeriksaan lebih lanjut, sementara pihak kepolisian melanjutkan penyelidikan lebih dalam mengenai penyebab dan latar belakang kejadian ini.

Kapolresta Samarinda, Kombes Pol Hendri Umar, menyatakan bahwa jasad bayi yang ditemukan telah dibawa ke RSUD AW Syahranie Samarinda. Proses penyelidikan masih berlangsung untuk mengungkap detail kasus ini.

“Saat ini kami sedang melakukan autopsi guna mengetahui penyebab pasti kematian. Sampel DNA juga akan diambil untuk keperluan identifikasi, terutama jika orang tua bayi tersebut berhasil ditemukan,” kata Hendri.

Penemuan ini menimbulkan berbagai pertanyaan di kalangan masyarakat setempat. Pihak kepolisian masih melakukan pendalaman untuk mengungkap identitas orang tua bayi dan siapa yang bertanggung jawab atas pembuangan jenazah tersebut di lokasi pemakaman.

Kasus ini menjadi perhatian banyak pihak, mengingat adanya kemungkinan tindakan kriminal di balik penemuan jenazah bayi tersebut. Hingga saat ini, polisi masih menelusuri berbagai bukti dan keterangan dari saksi yang ada untuk mengungkap kebenaran dari peristiwa tragis ini. (FER)

Dapatkan informasi terbaru dan terkini di Instagram @ulasankaltim_id

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *