Ulasankaltim.id, Samarinda – Demi meningkatkan kualitas layanan air bersih kepada masyarakat, Perumdam Tirta Kencana Kota Samarinda akan melakukan peremajaan jaringan pipa utama di kawasan Jalan Cendana dan Jalan Bangris. Proyek strategis ini melibatkan penggantian pipa berdiameter 300 mm menjadi 500 mm, yang bertujuan untuk memperluas kapasitas distribusi air dan meningkatkan efisiensi pelayanan.
Direktur Teknik Perumdam Tirta Kencana Kota Samarinda, Kaharuddin, S.T., bersama jajaran manajemen, telah menggelar rapat koordinasi di ruang rapat Dinas Perhubungan Kota Samarinda. Dalam rapat tersebut, dibahas rencana rekayasa lalu lintas selama berlangsungnya kegiatan galian pipa yang akan melibatkan berbagai pihak terkait.
Sejumlah instansi turut hadir dalam rapat ini, di antaranya Polresta Samarinda, Dinas Perhubungan, Babinsa Teluk Lerong Ulu, Bhabinkamtibmas Karang Anyar, Kecamatan Sungai Kunjang, serta perwakilan dari Kelurahan Teluk Lerong Ulu dan Karang Anyar. Selain itu, perwakilan Pertamina dan pihak kontraktor proyek juga dilibatkan dalam pembahasan untuk memastikan pelaksanaan berjalan lancar.
Proyek peremajaan pipa ini menjadi sangat penting mengingat usia jaringan pipa lama yang telah mencapai 35 tahun. Dengan penggantian pipa berdiameter lebih besar, diharapkan distribusi air ke seluruh wilayah Samarinda dapat lebih merata dan mampu memenuhi kebutuhan masyarakat yang terus meningkat.
Rencananya, kegiatan galian pipa akan dimulai pada Senin, 20 Januari 2025, dan berlangsung hingga 10 Februari 2025. Untuk mendukung kelancaran proyek, rekayasa lalu lintas akan diberlakukan di sekitar lokasi kegiatan yaitu Jalan Cendana dan Jalan Banggeris. Selama pengerjaan berlangsung akan ada pembatasan kendaraan yang melitasi jalur tersebut khsusunya pada kendaraan Berjenis Mobil R4 dan R6 ke atas. Masyarakat diimbau untuk mematuhi aturan lalu lintas sementara yang telah dirancang.

Manajemen Perumdam Tirta Kencana memastikan bahwa pekerjaan ini tidak akan memengaruhi proses produksi maupun distribusi air ke pelanggan. Dengan demikian, suplai air bersih tetap berjalan normal selama proyek berlangsung.
Namun demikian, pihak Perumdam Tirta Kencana menyadari adanya potensi gangguan dan ketidaknyamanan bagi masyarakat, terutama yang berada di sekitar lokasi proyek. Untuk itu, mereka menyampaikan permohonan maaf atas dampak yang ditimbulkan selama pelaksanaan kegiatan.
Proyek ini menjadi bagian dari prioritas Perumdam Tirta Kencana untuk mendukung ketersediaan air bersih yang memadai bagi masyarakat Samarinda. Peningkatan kapasitas distribusi air merupakan salah satu langkah strategis yang diambil untuk menjawab tantangan kebutuhan air bersih di masa depan.
Selain itu, sinergi dengan berbagai pihak, mulai dari instansi pemerintah hingga swasta, menjadi kunci keberhasilan proyek ini. Dengan koordinasi yang baik, diharapkan pekerjaan dapat diselesaikan sesuai jadwal dan hasilnya memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat.
Manajemen Perumdam Tirta Kencana juga berharap masyarakat dapat bersabar selama proyek berlangsung. “Kami berkomitmen untuk menyelesaikan pekerjaan ini dengan tepat waktu dan tetap menjaga kelancaran pendistribusian air ke pelanggan,” ujar Kaharuddin, S.T. Semoga proyek ini berjalan lancar dan tujuan peningkatan pelayanan air bersih dapat segera terealisasi. (FZI)
Dapatkan informasi terbaru dan terkini di Instagram @ulasankaltim_id










