Hampir 100 Kendaraan Terjaring Razia Parkir Liar di Kawasan Teras Samarinda

oleh -204 Dilihat
Petugas Dishub Kota Samarinda saat melakukan penindakan kendaraan yang parkir tidak sesuai tempatnya di kawasan Jl. Gajah Mada (Fdy)
banner 468x60

Ulasankaltim.id, Samarinda – Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Samarinda bersama Satlantas Polresta Samarinda melakukan penertiban terhadap kendaraan yang kedapatan parkir di lokasi liar di kawasan depan Teras Samarinda, Jalan Gajah Mada, pada Jumat malam (29/5).

Dalam operasi tersebut, petugas memberikan tindakan tegas berupa penempelan stiker pelanggaran hingga penggembosan ban kendaraan yang parkir di area yang tidak diperbolehkan.

Kepala Bidang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (Kabid LLAJ) Dishub Kota Samarinda, Boy Leonardo Sianipar mengatakan, kegiatan malam itu merupakan bentuk pengawasan sekaligus penertiban parkir liar di sekitar lokasi kegiatan yang berlangsung di Teras Samarinda.

“Untuk kegiatan malam ini kami melaksanakan penertiban dan pengawasan. Sebelumnya juga sudah ada koordinasi dengan panitia kegiatan, dan mereka telah menyampaikan imbauan kepada pengunjung maupun penampil agar memarkirkan kendaraan di lokasi parkir resmi yang telah disediakan,” ujarnya.

Ia menjelaskan, lokasi parkir resmi yang disiapkan berada di kawasan Pasar Pagi, Jalan RE Martadinata area parkir resmi Teras Samarinda.

Namun demikian, petugas masih menemukan banyak kendaraan parkir di titik yang tidak semestinya, seperti di depan minimarket, area gedung sekitar lokasi, hingga di Jalan Merapi.

“Kurang lebih ada sekitar 90 hingga hampir 100 kendaraan yang kami berikan teguran. Lokasi tersebut bukan tempat parkir yang sah, sehingga dapat dikategorikan sebagai parkir liar,” tegas Boy.

Menurutnya, penertiban dilakukan dengan menempelkan stiker pelanggaran serta melakukan penggembosan ban terhadap kendaraan yang melanggar aturan parkir.

Boy juga menyebut pihak panitia pelaksana sebelumnya telah memberikan imbauan kepada masyarakat. Namun, praktik parkir liar tetap terjadi karena sebagian pengunjung sudah memarkirkan kendaraan sejak siang hari sebelum pengawasan dilakukan secara maksimal.

Meski demikian, ia menilai kondisi arus lalu lintas di sekitar Teras Samarinda pada malam itu relatif lebih lancar dibandingkan sejumlah kegiatan sebelumnya.

“Bisa kita lihat malam ini arus kendaraan cukup lancar dibanding kegiatan sebelumnya. Artinya sudah ada sedikit perubahan. Tapi kami tetap berharap masyarakat memiliki kesadaran untuk tidak parkir sembarangan,” katanya.

Ia menambahkan, praktik parkir liar secara tidak langsung juga membuka peluang bagi munculnya juru parkir liar di kawasan tersebut.

“Jukir liar itu sebenarnya efek lanjutan. Awalnya karena masyarakat mau parkir sembarangan, lalu itu menjadi peluang bagi jukir liar. Jadi kalau masyarakat tidak parkir liar, otomatis jukir liar juga akan hilang dengan sendirinya,” Pungkasnya. (Fdy)

Dapatkan informasi terbaru dan terkini di Instagram @ulasankaltim_id

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *