Ulasankaltim.id, Samarinda – Derbi klasik antara Persib Bandung dan Persija Jakarta kembali menghadirkan tensi tinggi. Bermain di Stadion Segiri, Samarinda, Minggu (10/5/2026), Persib berhasil membalikkan keadaan dan menundukkan Persija dengan skor 2-1 dalam lanjutan Super League 2025/2026.
Kemenangan tersebut menjadi langkah penting bagi Persib dalam persaingan menuju gelar juara musim ini. Tambahan tiga poin membuat Maung Bandung mengoleksi 75 poin dari 32 pertandingan dan tetap menjaga posisi di jalur perebutan trofi.
Sejak peluit awal dibunyikan, pertandingan berlangsung dalam tempo cepat. Kedua tim tampil menekan dan berupaya menguasai permainan meski pada awal laga masih terlihat berhati-hati dalam membangun serangan.
Persib lebih dulu memperoleh peluang melalui Berguinho. Namun, upaya pemain asing Persib itu masih mampu dihentikan lini pertahanan Persija yang tampil disiplin di area kotak penalti.
Persija kemudian berhasil membuka keunggulan pada menit ke-20. Penyerang mereka, Alaaeddine Ajaraie, sukses melewati kawalan Kakang Rudianto sebelum melepaskan tendangan kaki kiri yang gagal diantisipasi Teja Paku Alam. Gol tersebut membawa Macan Kemayoran unggul 1-0.
Keunggulan Persija tidak bertahan lama. Delapan menit berselang, Persib mampu menyamakan skor lewat Adam Alis. Gelandang Persib itu memanfaatkan kesalahan pemain belakang Persija, Van Basty Sousa, lalu menuntaskan peluang menjadi gol untuk mengubah kedudukan menjadi 1-1.
Setelah skor kembali imbang, pertandingan berjalan semakin terbuka. Persija sempat mengancam melalui Rayhan Hannan, tetapi peluang tersebut berhasil diamankan Teja Paku Alam yang tampil sigap di bawah mistar.
Persib akhirnya membalikkan keadaan pada menit ke-38. Berawal dari umpan terobosan Thom Haye, Adam Alis memenangkan duel dengan Dony Tri Pamungkas sebelum melepaskan penyelesaian akurat yang membawa Persib unggul 2-1 hingga babak pertama berakhir.
Memasuki babak kedua, Persija meningkatkan intensitas serangan untuk mengejar ketertinggalan. Sementara itu, Persib memilih bermain lebih disiplin dengan mengandalkan serangan balik cepat untuk menjaga keunggulan.
Situasi pertandingan sempat memanas di tepi lapangan. Asisten pelatih Persija, Italo Resende, menerima kartu merah dari wasit Firdavs Norsafarov setelah dua kali mendapat kartu kuning akibat melakukan protes keras terhadap keputusan pertandingan.
Meski kehilangan salah satu staf pelatih di area teknis, Persija tetap mencoba menekan pertahanan Persib. Peluang demi peluang tercipta melalui Ajaraie dan Eksel Runtukahu, termasuk kesempatan emas pada menit ke-76 yang gagal dimaksimalkan Ajaraie setelah bola melambung di atas mistar. Teja Paku Alam juga tampil gemilang saat menggagalkan peluang Persija pada menit-menit akhir.
Hingga peluit panjang dibunyikan, Persib mampu mempertahankan keunggulan 2-1. Hasil ini membuat posisi Persib semakin kokoh di papan atas klasemen dengan 75 poin, unggul tiga angka atas Borneo FC di posisi kedua. Sementara itu, kekalahan membuat Persija tertahan di peringkat ketiga dengan 65 poin dan dipastikan keluar dari persaingan gelar juara musim ini. (Fzi)
Dapatkan informasi terbaru dan terkini di Instagram @ulasankaltim_id









