Ulasankltim.id, Samarinda – Ketenangan sore hari di kawasan permukiman Jalan Teuku Umar, Gang Blora, Kelurahan Loa Bahu, Kecamatan Sungai Kunjang, Kota Samarinda, mendadak terusik oleh kobaran api yang melahap sebuah rumah warga, Minggu (28/12/25).
Peristiwa kebakaran itu terjadi pada sore hari dan menghanguskan satu unit rumah tunggal milik warga di RT 35. Api dengan cepat membesar sehingga menarik perhatian warga sekitar yang berupaya menyelamatkan diri dan harta benda di sekitarnya.
Informasi awal kebakaran diterima oleh pusat komunikasi (Puskom) pemadam kebakaran pada pukul 15.30 WITA. Laporan tersebut langsung ditindaklanjuti oleh petugas dengan mengerahkan unit pemadam dari posko terdekat.
Hanya berselang lima menit, tepat pukul 15.35 WITA, tim pemadam kebakaran tiba di lokasi kejadian. Setibanya di tempat, petugas segera melakukan asesmen awal untuk memastikan titik api dan potensi penyebaran ke bangunan lain.
Proses pemadaman secara aktif dimulai pada pukul 15.45 WITA. Dengan dukungan personel dan peralatan yang memadai, petugas fokus mengendalikan api agar tidak merembet ke rumah warga di sekitarnya.
Setelah dilakukan upaya intensif, api berhasil dipadamkan sepenuhnya pada pukul 16.05 WITA. Total waktu penanganan kebakaran tercatat sekitar 30 menit sejak operasi pemadaman dimulai.
Objek yang terbakar diketahui berupa satu unit rumah tunggal dengan luas kurang lebih 5 x 10 meter. Bangunan tersebut dilaporkan mengalami kerusakan total akibat amukan si jago merah.
Kepala Bidang Penyelamatan dan Kebakaran Disdamkarmat Samarinda, Teguh Setiawardana, menyampaikan bahwa berdasarkan pendataan di lapangan, tidak terdapat korban jiwa maupun korban luka dalam kejadian tersebut.
“Korban luka juga tidak ada. Warga terdampak satu kepala keluarga yang terdiri dari dua jiwa dan saat ini kehilangan tempat tinggal,” ujar Teguh.
Dugaan sementara penyebab kebakaran mengarah pada korsleting listrik. Meski demikian, aparat kepolisian masih melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk memastikan penyebab pasti kebakaran di kawasan permukiman tersebut. Petugas memastikan proses pemadaman berjalan lancar tanpa kendala teknis maupun hambatan akses, sehingga api tidak sempat menjalar ke bangunan lain. (Fzi)
Dapatkan informasi terbaru dan terkini di Instagram @ulasankaltim_id









