Ada Masalah Usai Isi BBM? Ini Imbauan Penting Pertamina untuk Masyarakat

oleh -371 Dilihat
Manager Retail Sales Regional Kalimantan Pertamina Patra Niaga, Addieb Arselan saat menemani Gubernur Kaltim H. Rudi Mas'ud melakukan sidak di SPBU (Foto : Fer)
banner 468x60

Ulasankaltim.id, Samarinda – Upaya menjaga kepercayaan publik terhadap kualitas bahan bakar minyak (BBM) kembali ditegaskan Pertamina. Sabtu pagi (5/4/25), suasana dua Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Kota Samarinda mendadak berbeda. Inspeksi mendadak (sidak) dilakukan langsung oleh jajaran tinggi Pertamina Patra Niaga bersama Gubernur Kalimantan Timur, H. Rudi Mas’ud.

Sidak kali ini menyasar dua titik strategis, yakni SPBU di Jalan Slamet Riyadi dan Jalan Pangeran Mohammad Noor. Kegiatan tersebut dihadiri oleh Manager Retail Sales Regional Kalimantan Pertamina Patra Niaga, Addieb Arselan, sebagai respons atas meningkatnya keluhan masyarakat terkait mutu BBM.

Dalam keterangannya, Addieb menegaskan komitmen perusahaan untuk menjaga mutu Pertalite dan Pertamax di seluruh mata rantai distribusi, mulai dari kilang, terminal BBM, hingga titik akhir di SPBU. Ia menyebut, standar operasional prosedur (SOP) dijaga ketat demi kepuasan pelanggan.

“Seluruh pengujian yang kami lakukan dalam dua pekan terakhir menunjukkan hasil yang on spek, atau sesuai standar mutu,” tegas Addieb saat ditemui di lokasi.

Namun, ia tidak menampik adanya keluhan yang beredar luas di media sosial dalam dua minggu terakhir. Keluhan tersebut, menurutnya, menjadi perhatian serius Pertamina dan sedang dalam proses penanganan.

“Kami tidak menutup mata. Keluhan-keluhan masyarakat akan segera kami tindak lanjuti. Kami ingin memastikan bahwa setiap liter BBM yang disalurkan adalah yang terbaik,” tambahnya.

Addieb juga menghimbau masyarakat agar aktif menyampaikan keluhan jika mengalami kendala pada kendaraan usai pengisian BBM. Namun, ia menekankan pentingnya menyertakan bukti pembelian berupa struk, sebagai syarat utama penelusuran.

“Struk pembelian menjadi kunci. Dengan itu, kami bisa mengambil sampel dan melakukan uji laboratorium untuk mengetahui akar masalah secara objektif dan ilmiah,” jelasnya.

Sidak ini sekaligus menjadi bentuk transparansi dan akuntabilitas Pertamina dalam menangani isu yang menyentuh langsung kebutuhan publik. Kehadiran Gubernur Rudi Mas’ud turut mempertegas dukungan pemerintah daerah dalam mengawal mutu layanan vital ini.

Gubernur Rudi menyampaikan apresiasinya terhadap langkah cepat Pertamina. Menurutnya, respons ini menunjukkan kepedulian tinggi terhadap keluhan warga dan kesiapan untuk memperbaiki layanan jika ditemukan ketidaksesuaian.

Dengan sidak ini, Pertamina berharap masyarakat tidak ragu untuk menyampaikan keluhan secara resmi melalui hotline 135 atau langsung ke SPBU terdekat. Komitmen terhadap mutu dan layanan terus dijaga, demi memastikan BBM yang dikonsumsi masyarakat benar-benar sesuai standar.

Samarinda menjadi saksi nyata bahwa pengawasan distribusi BBM tidak hanya berhenti di atas kertas. Ketika kepercayaan publik dipertaruhkan, Pertamina memilih turun langsung ke lapangan untuk membuktikan komitmennya. (Fer)

Dapatkan informasi terbaru dan terkini di Instagram @ulasankaltim_id

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *