Rotasi Pejabat Polresta Samarinda: Kapolresta Tekankan Pengamanan Perairan Mahakam dan Pelayanan Humanis

oleh -204 Dilihat
Suasana serah terima tongkat kepemimpinan antarpejabat lama dan pejabat baru di hadapan jajaran pimpinan Polresta Samarinda (Foto : Ist)
banner 468x60

Ulasankaltim.id, Samarinda – Roda perputaran roda kepemimpinan kembali bergulir di tubuh Kepolisian Resor Kota Samarinda. Langkah strategis ini ditempuh guna memperkokoh kesiapan operasional serta menjaga ritme pembinaan karier personel di jantung ibu kota Provinsi Kalimantan Timur. Momentum pembaruan struktur tersebut diwujudkan lewat gelaran upacara serah terima jabatan (sertijab) bagi sejumlah perwira menengah dan pertama yang dipusatkan di Aula Mapolresta Samarinda pada Senin pagi, 7 September 2026.

Kegiatan seremonial kedinasan itu dipimpin langsung oleh Kapolresta Samarinda, Kombes Pol Hendri Umar, S.I.K., M.H., yang bertindak selaku inspektur upacara. Sejumlah petinggi korps Bhayangkara di tingkat kota tampak hadir menyokong agenda penting ini, mulai dari Wakapolresta Samarinda AKBP Anib Bastian, S.I.K., M.H., jajaran pejabat utama (PJU), para kapolsek wilayah hukum Samarinda, hingga barisan personel representatif dari berbagai kesatuan fungsi.

Rotasi kali ini menyentuh pos-pos krusial dalam struktur penegakan hukum dan pembinaan internal, mencakup jabatan Kepala Satuan Kepolisian Perairan dan Udara (Kasat Polairud), Kepala Satuan Perawatan Tahanan dan Barang Bukti (Kasat Tahti), Kepala Seksi Pengawasan (Kasiwas), serta nakhoda di dua wilayah kepolisian sektor strategis, yakni Polsek Kawasan Pelabuhan (KP) Samarinda dan Polsek Sungai Kunjang.

Pergeseran tongkat komando dimulai dari lini pengamanan jalur maritim dan logistik Sungai Mahakam. Kompol Heru Erkahadi, S.I.K., M.Si., yang sebelumnya menahkodai Polsek Kawasan Pelabuhan Samarinda, kini resmi dipercaya menduduki kursi kepemimpinan baru sebagai Kasat Polairud Polresta Samarinda. Sementara itu, posisi lowong di Polsek Kawasan Pelabuhan diisi oleh AKP Chandra Buana, S.T.K., S.I.K., M.H.

Penyegaran juga menyasar ranah pengawasan internal serta pengelolaan ruang tahanan. AKP Suhat, perwira yang sebelumnya mengawal transparansi institusi selaku Kasiwas, kini beralih tanggung jawab menakhodai Sat Tahti Polresta Samarinda. Adapun posisi Kasiwas yang ditinggalkannya kini resmi diemban oleh Iptu Kasidi, S.H., guna mengawal akuntabilitas kinerja personel ke depan.

Dinamika reposisi turut membawa penyegaran di tingkat kewilayahan Polsek Sungai Kunjang. AKP Abdillah Dalimunte, S.H., M.H. kini resmi memegang kemudi wilayah hukum tersebut, menggantikan Kompol Agung Widodo, S.I.K., M.H. yang dipromosikan mengemban tugas baru di tingkat kepolisian daerah sebagai Pejabat Sementara (Ps.) Kasubdit 5 Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Kaltim. Pada barisan mutasi yang sama, Kompol Agus Setyawan, S.I.K., M.M. juga bergeser guna memangku jabatan Kasubbag Jianalisis Bag RBP Biro Perencanaan Umum dan Anggaran (Rena) Polda Kaltim.

Dalam arahan resminya di hadapan seluruh peserta upacara, Kombes Pol Hendri Umar menggarisbawahi hakikat mendalam di balik pergeseran kursi kepemimpinan ini. Menurutnya, alih tugas bukan sekadar agenda administratif rutin, melainkan instrumen vital yang menjaga denyut nadi organisasi tetap adaptif, profesional, dan relevan dalam merespons tantangan zaman.

“Setiap kedudukan yang diemban merupakan amanah sekaligus bentuk kepercayaan pimpinan yang wajib dijalankan dengan integritas dan rasa tanggung jawab penuh. Bagi para pejabat yang baru dilantik, jangan buang waktu. Segera kenali karakteristik medan tugas, serap peta kerawanan wilayah masing-masing, dan langsung buktikan kinerja positif sejak hari pertama bertugas,” tegas Hendri lugas dalam amanatnya.

Orang nomor satu di jajaran Polresta Samarinda itu juga menginstruksikan para perwira baru agar tidak menunda pembenahan ke dalam. Konsolidasi internal dinilainya sebagai fondasi awal yang mutlak, di mana komunikasi dua arah dengan bawahan harus terbangun solid sebelum merumuskan terobosan pelayanan publik yang menyentuh masyarakat luas.

Secara spesifik, Hendri memberikan instruksi khusus kepada nakhoda baru Sat Polairud. Karakteristik Samarinda yang dibelah oleh alur transportasi Sungai Mahakam menuntut pengawasan tanpa celah. Ia meminta intensitas patroli perairan ditingkatkan secara berkala, disertai pemetaan menyeluruh terhadap segala potensi kerawanan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), termasuk pencegahan tindak kejahatan di jalur logistik air.

Sementara itu, untuk bidang pemeliharaan tahanan dan pengawasan operasional, pesan tegas dialamatkan kepada Kasat Tahti serta Kasiwas. Keduanya diminta menerapkan tata kelola yang berpijak pada asas kepatuhan hukum, menjunjung tinggi pendekatan humanis, bertindak objektif tanpa kompromi, serta menjaga konsistensi pengawasan secara berkesinambungan agar marwah institusi tetap terjaga.

Sentuhan kepemimpinan kewilayahan di Polsek Kawasan Pelabuhan dan Polsek Sungai Kunjang juga tidak luput dari sorotan perwira menengah berpangkat tiga melati tersebut. Para kapolsek diminta memperbanyak kehadiran polisi di tengah warga melalui patroli presisi, menajamkan kemampuan deteksi dini terhadap riak gangguan keamanan, serta mengedepankan pola penyelesaian masalah (problem solving) yang solutif dan mengayomi.

Hendri menekankan bahwa keberhasilan penanganan wilayah tidak dapat dipikul sendirian oleh institusi kepolisian. Kemitraan strategis lintas sektor menjadi kunci mutlak, sehingga ia mengimbau jajarannya mempererat komunikasi aktif dengan unsur TNI, aparat pemerintah daerah di tingkat kecamatan dan kelurahan, lembaga teknis vertikal, hingga tokoh-tokoh paguyuban masyarakat.

Dalam penutupan amanatnya, Hendri menyampaikan falsafah mendasar perihal tolok ukur kesuksesan seorang bhayangkara negara. Ia mengingatkan bahwa citra positif kepolisian tidak diukur semata-mata dari tumpukan laporan seremonial maupun volume kegiatan di atas kertas.

“Keberhasilan Polri sejatinya dinilai dari seberapa besar manfaat konkret yang bisa dihadirkan bagi khalayak ramai, serta sejauh mana rasa aman dan tenteram itu benar-benar dirasakan oleh denyut keseharian masyarakat,” ungkap Hendri menggarisbawahi orientasi pelayanan jajarannya.

Tak lupa, ungkapan apresiasi dan rasa terima kasih yang tulus turut disematkan kepada para perwira lama yang kini bersiap menempuh penugasan baru. Hendri menilai rekam jejak pengabdian, dedikasi, serta loyalitas yang telah mereka berikan selama mengabdi di Polresta Samarinda telah menjadi kontribusi berharga bagi stabilitas keamanan di Kota Tepian.

Upacara penyegaran korps kepolisian tersebut dipungkasi dengan prosesi pemberian ucapan selamat dari seluruh tamu undangan dan personel kepada para pejabat yang baru dilantik. Seluruh rangkaian kegiatan kenegaraan internal itu tuntas pada pukul 09.31 WITA, dengan situasi gedung mapolresta terpantau tertib, khidmat, dan kondusif. (Yanur)

Dapatkan informasi terbaru dan terkini di Instagram @ulasankaltim_id

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *