Api Luluhkan Bangsal di Sungai Kunjang Samarinda, Ini Pemicunya

oleh -202 Dilihat
Petugas pemadam kebakaran dan relawan saat berjibaku memadamkan kobaran api yang menghanguskan bangsal dua pintu di Jalan Senyiur 1, Kelurahan Loa Bahu, Samarinda (Foto : Fzi)
banner 468x60

Ulasankaltim.id, Samarinda – Asap tebal mendadak membumbung tinggi dan mengejutkan warga Kelurahan Loa Bahu, Kecamatan Sungai Kunjang, Kota Samarinda pada Rabu siang.

Peristiwa kebakaran tersebut melanda sebuah petak bangsal dua pintu di Jalan Senyiur 1 Gang Suka Damai 2 Blok A RT 04.

Berdasarkan data di lapangan, kobaran api mulai terlihat melahap material bangunan sekitar pukul 11.00 WITA.

Awal mula kemunculan titik api pertama kali disadari oleh Ketua RT 04 setempat, Sukarti, yang melihat kepulan asap membumbung dari jauh.

Saat Sukarti bergegas mendekati lokasi kejadian, si jago merah rupanya sudah membesar dan menjalar cepat ke seluruh bagian bangunan.

Cuaca yang sangat terik di siang hari membuat kobaran api dengan cepat menghanguskan struktur fisik bangsal tersebut.

Sebanyak dua pintu bangsal yang menjadi pusat awal kebakaran diketahui dihuni oleh sedikitnya enam warga.

Kepanikan sempat terjadi, namun beruntung seluruh penghuni bangsal berhasil menyelamatkan diri sebelum amukan api kian tak terkendali.

Warga sekitar dengan sigap berhamburan membantu evakuasi penghuni serta berusaha memadamkan api dengan alat seadanya.

Saksi mata di lokasi menyatakan bahwa tidak ada tanda-tanda suara ledakan sebelum kepulan asap dan api membesar.

Hingga saat ini, sumber awal pemicu munculnya si jago merah pada bangunan kayu itu masih belum diketahui pasti.

Laporan terkait insiden darurat ini diterima oleh Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkarmat) Kota Samarinda tepat pada pukul 11.00 WITA.

Merespons laporan warga, jajaran Posko 3 Disdamkarmat langsung diterjunkan ke lokasi dengan sokongan penuh dari Posko 10 dan Posko 4.

Narahubung Disdamkarmat Samarinda, Hery Suhendra, mengungkapkan bahwa armada pemadam sempat mengalami kendala teknis saat berupaya mendekati titik api.

Akses jalan gang yang relatif sempit menyulitkan kendaraan truk tangki berkapasitas besar untuk merapat hingga ke area permukiman.

Guna mengatasi hambatan jalan sempit tersebut, petugas pemadam langsung berkoordinasi dengan unit relawan dan mengandalkan mobil tangki berukuran kecil.

Upaya pantang menyerah petugas dan relawan akhirnya membuahkan hasil, di mana si jago merah berhasil dikuasai sepenuhnya dalam kurun waktu 35 menit.

Hasil pendataan awal mencatat satu unit rumah tunggal dan satu bangsal dua pintu habis terbakar, sedangkan dua rumah lain mengalami kerusakan pada bagian dapur dan dinding samping. (Fzi)

Dapatkan informasi terbaru dan terkini di Instagram @ulasankaltim_id

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *