Ulasankaltim.id, Samarinda – Ratusan relawan dari berbagai komunitas menggelar doa bersama dan tabur bunga di lokasi kecelakaan maut di Jalan Abdul Wahab Syahrani, Kelurahan Gunung Kelua, Kecamatan Samarinda Ulu. Selasa (11/12/24)
Kecelakaan yang terjadi pada Kamis, 9 Desember 2024, sekitar pukul 23.30 WITA itu merenggut tiga nyawa relawan dan menyebabkan tiga lainnya mengalami luka-luka.
Kegiatan ini bertujuan untuk mendoakan para korban serta memberikan penghormatan kepada relawan yang telah berpulang.
Kevin, salah satu anggota GMS678 Rescue, mengungkapkan bahwa kegiatan ini disambut baik oleh seluruh relawan di Kota Samarinda.
“Teman-teman melakukan kegiatan ini sebagai bentuk solidaritas, dan respons dari para relawan di Samarinda sangat positif,” ujar Kevin di lokasi kegiatan.
Kevin juga menambahkan bahwa tiga relawan yang sempat dirawat di RS Abdul Wahab Syahrani sudah diperbolehkan pulang dan turut hadir dalam kegiatan sore ini.
Syaiful, perwakilan dari Relawan Gabungan Samarinda, menyampaikan rasa duka yang masih menyelimuti satuan relawan akibat kejadian ini. “Kesedihan masih terasa hingga sekarang. Ini adalah peristiwa yang sangat tidak kami harapkan menimpa rekan sejawat kami,” ujarnya.

Dia juga mengingatkan agar para relawan lebih berhati-hati saat bertugas. “Kami meminta semua relawan untuk tidak memacu kendaraan dengan kecepatan tinggi saat menuju lokasi musibah. Keselamatan diri harus diutamakan agar kejadian serupa tidak terulang,” imbuhnya.
Ketua Relawan Info Taruna Samarinda, Joko Iswanto, menambahkan bahwa peristiwa ini menjadi pelajaran berharga bagi seluruh relawan di Samarinda. “Keselamatan harus selalu menjadi prioritas utama saat bertugas,” tegasnya.
Kegiatan sore ini sempat menyebabkan kepadatan lalu lintas di sekitar lokasi, namun para relawan turut membantu mengatur arus kendaraan agar tetap lancar.
Kegiatan tersebut menjadi momen refleksi bagi seluruh relawan untuk terus menjaga solidaritas dan mengutamakan keselamatan dalam menjalankan tugas kemanusiaan. (FER)










