Dua Warga Samarinda Meninggal di Kamar Sewa Hari Ini, Ini Kata Polisi

oleh -203 Dilihat
Tim Inafis Polresta Samarinda melakukan olah TKP dan evakuasi jasad korban penemuan meninggal dunia di rumah kontrakan kawasan Samarinda (Foto : Yanur)
banner 468x60

Ulasankaltim.id, Samarinda – Warga Kota Samarinda digemparkan oleh insiden ditemukannya dua orang pria dalam kondisi tak bernyawa di lokasi kontrakan yang berbeda.

Rangkaian penemuan jasad tersebut berlangsung hampir bersamaan dalam kurun waktu satu hari pada Kamis pagi.

Lokasi pertama terungkap di sebuah kediaman sewa yang beralamat di Jalan Otto Iskandar Dinata, Kecamatan Samarinda Ilir.

Sesosok jasad pria bernama Andi Haidir ditemukan terujung kaku di dalam kamar sewaannya sekitar pukul 08.30 WITA.

Petugas kepolisian yang menggelar olah tempat kejadian perkara tidak menemukan dokumen identitas resmi pada jasad Haidir.

Menurut keterangan kepolisian, posisi tubuh Haidir saat pertama kali ditemukan berada dalam keadaan terlentang di atas tempat tidur.

Pemilik bangunan kontrakan, Samidin Martosetiko, mengonfirmasi bahwa almarhum telah menumpang tinggal di tempatnya sejak beberapa tahun lalu.

Awalnya, pemilik rumah berupaya membangunkan korban pada pagi hari, namun tidak mendapatkan respons hingga disadari korban sudah tak bernapas.

Sebelum meninggal dunia, Haidir diketahui mengidap kelumpuhan serta mengalami penurunan daya ingat selama dua bulan belakangan.

Kondisi fisik korban juga sempat mengalami cedera parah akibat kecelakaan lalu lintas hingga harus dipasangi pena medis pada bagian lutut.

Hasil pemeriksaan medis awal di tempat kejadian menunjukkan tidak adanya bekas atau tanda tindakan penganiayaan pada fisik korban.

Tim Inafis Polresta Samarinda langsung menerjunkan personel untuk mensterilkan lokasi serta mengevakuasi jasad korban menuju rumah sakit setempat.

Sementara itu, penemuan jasad kedua dilaporkan terjadi di kawasan Jalan Diponegoro, Kelurahan Pelabuhan, hanya selang satu jam kemudian.

Pria bernama Nursam alias Ical ditemukan membeku di dalam kamar rumah sewanya saat seorang rekan datang menghampiri untuk mengajak bekerja.

Saksi mata mendapati kondisi Ical sudah tidak bergerak sedikit pun saat mengintip dari luar pintu kamar kontrakan tersebut.

Pria yang sehari-hari mengadu nasib sebagai juru parkir di kawasan Citra Niaga ini diketahui memiliki rekam medis penyakit kronis.

Polisi memastikan tidak ditemukan indikasi tindak kejahatan pada kedua insiden tersebut dan memperkirakan para korban meninggal dunia akibat riwayat sakit yang diidap. (Yanur)

Dapatkan informasi terbaru dan terkini di Instagram @ulasankaltim_id

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *