Kasus Penikaman di Samarinda Ilir, Warga Tewas Usai Ditusuk di Siang Hari

oleh -279 Dilihat
Lokasi di TKP (Foto : Fzi)
banner 468x60

Ulasankaltim.id, Samarinda – Suasana siang hari di simpang tiga Jalan Otto Iskandar Dinata–Jalan Sultan Alimuddin, Kelurahan Sungai Dama, Kecamatan Samarinda Ilir, mendadak berubah tegang pada Senin (5/1/26). Sebuah pertikaian berujung penikaman terjadi di lokasi tersebut dan menewaskan seorang warga.

Peristiwa berdarah itu terjadi sekitar pukul 14.40 WITA di area persimpangan yang ramai dilalui kendaraan. Korban mengalami luka tusuk serius di bagian ulu hati dan dinyatakan meninggal dunia setelah mendapat perawatan medis.

Berdasarkan informasi dari saksi mata di lokasi kejadian, insiden bermula dari cekcok yang terjadi di sekitar simpang jalan. Ketegangan meningkat hingga berujung pada aksi kekerasan.

Saksi mata bernama Yosi menyebutkan, saat pertengkaran berlangsung, dua orang datang berboncengan menggunakan sepeda motor dan langsung menghampiri korban. Situasi kemudian berubah cepat dan tidak terkendali.

Menurut Yosi, salah satu pelaku langsung melayangkan pukulan ke arah korban. Sementara itu, pelaku lainnya mengeluarkan senjata tajam dan menusuk korban di bagian tengah perut.

“Awalnya bertengkar, lalu datang dua orang berboncengan. Yang satu memukul, yang satu menikam menggunakan pisau,” ujar Yosi saat ditemui di lokasi kejadian.

Yosi mengaku sempat menghentikan kendaraannya dan berniat memberikan pertolongan. Namun, niat tersebut terpaksa dibatalkan karena salah satu pelaku berbalik arah sambil membawa pisau dan mengejarnya.

Ia menyebutkan, terdapat tiga orang yang diduga terlibat dalam kejadian tersebut. Dua orang melakukan kekerasan, sementara seorang perempuan terlihat berada di sekitar lokasi dan sempat berusaha melerai pertikaian.

Saksi juga menuturkan bahwa aksi kekerasan tidak langsung berhenti meski korban telah terjatuh ke aspal. Pelaku masih sempat melakukan tendangan ke arah tubuh korban yang sudah tidak berdaya.

Korban dalam kondisi kritis segera dievakuasi menggunakan ambulans menuju Rumah Sakit Umum Daerah Abdul Wahab Sjahranie (RSUD AWS) Samarinda untuk mendapatkan penanganan medis.

Namun, setelah sempat menjalani perawatan intensif, korban dinyatakan meninggal dunia. Tim medis menyebut luka tusuk yang dialami korban cukup dalam dan menyebabkan kondisi fatal.

Hingga berita ini ditayangkan, pihak kepolisian belum merilis keterangan resmi terkait identitas pelaku maupun motif kejadian. Aparat dari Polsek Samarinda Kota dan Polresta Samarinda masih melakukan olah tempat kejadian perkara serta mengumpulkan keterangan saksi untuk memburu para pelaku yang melarikan diri. (Fzi)

Dapatkan informasi terbaru dan terkini di Instagram @ulasankaltim_id

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *