48 Ambulans Relawan Dikerahkan, Samarinda Perkuat Layanan Darurat Tahun Baru

oleh -288 Dilihat
Ketua Info Taruna Samarinda (ITS), Joko Iswanto saat melakukan potong tumpeng setelah Apel Gelar Selesai (Foto : Fer)
banner 468x60

Ulasankltim.id, Samarinda – Malam pergantian tahun kerap menjadi momentum penuh euforia, namun di balik keramaian itu tersimpan potensi risiko yang tak bisa diabaikan. Di Kota Samarinda, kesiapsiagaan menghadapi malam Tahun Baru 2026 tidak hanya dibebankan kepada aparat pemerintah dan kepolisian, tetapi juga melibatkan peran aktif komunitas relawan kemanusiaan.

Puluhan komunitas relawan bersatu menyiagakan layanan darurat medis untuk mengantisipasi berbagai kemungkinan kejadian selama perayaan malam tahun baru. Sebanyak 48 unit ambulans relawan disiapkan guna memastikan masyarakat mendapatkan pertolongan cepat apabila terjadi situasi darurat.

Ratusan relawan tersebut ditempatkan di sejumlah titik strategis yang diperkirakan menjadi pusat konsentrasi warga. Penempatan ini mempertimbangkan lokasi rawan kepadatan lalu lintas, pusat hiburan, serta kawasan permukiman yang berpotensi membutuhkan respons cepat.

Untuk menunjang kecepatan penanganan di lapangan, para relawan dibekali perangkat komunikasi handy talky (HT). Sarana ini memungkinkan koordinasi antarrelawan berjalan efektif ketika menerima laporan kecelakaan, gangguan kesehatan, maupun insiden kebakaran.

Ketua Info Taruna Samarinda (ITS), Joko Iswanto, mengatakan bahwa seluruh armada ambulans relawan berada dalam kondisi siaga penuh selama 24 jam. Kesiapan ini diberlakukan sejak menjelang malam pergantian tahun hingga situasi dinyatakan aman.

Menurut Joko, distribusi ambulans dilakukan secara merata di 10 kecamatan yang ada di Kota Samarinda. Pembagian wilayah tersebut disesuaikan dengan cakupan kerja masing-masing komunitas relawan agar respons darurat dapat dilakukan secepat mungkin.

“Sebanyak 48 ambulans relawan kami siapkan dan tersebar di seluruh kecamatan. Dengan penempatan ini, kami berharap waktu tempuh menuju lokasi kejadian bisa lebih singkat,” ujar Joko, Selasa (30/12/2025).

Sebelum diterjunkan ke lokasi tugas, para relawan ambulans terlebih dahulu mengikuti apel siaga. Kegiatan tersebut dipusatkan di kawasan Taman Samarendah sebagai titik konsolidasi bersama.

Apel siaga ini bertujuan memastikan kesiapan armada, kelengkapan peralatan medis, serta kondisi personel yang akan bertugas. Selain itu, kegiatan ini menjadi sarana penyamaan prosedur dan pola koordinasi antarrelawan selama malam tahun baru.

Joko menekankan bahwa komunikasi yang solid menjadi kunci utama dalam penanganan kondisi darurat. Dengan sistem koordinasi yang jelas, ambulans terdekat dapat segera bergerak begitu laporan diterima.

“Jika ada kejadian, relawan yang paling dekat dengan lokasi bisa langsung merespons. Kami berharap malam tahun baru berlangsung aman, tetapi kesiapsiagaan tetap menjadi prioritas,” katanya.

Ia juga mengimbau masyarakat untuk tidak ragu memanfaatkan layanan darurat yang tersedia. Warga dapat menghubungi call center nasional 112 atau 110, maupun berkoordinasi langsung dengan relawan ambulans di wilayah masing-masing.

Menurutnya, perkembangan informasi melalui media sosial turut membantu relawan dalam memantau situasi di lapangan. Laporan dari masyarakat menjadi salah satu sumber awal untuk mendeteksi kejadian darurat secara cepat.

Sementara itu, Pelaksana Tugas (Plt) Asisten I Pemerintah Kota Samarinda, Asli Nuryadin, menyampaikan apresiasi atas inisiatif kesiapsiagaan yang digagas oleh Info Taruna Samarinda bersama komunitas relawan.

Asli menilai keberadaan relawan medis memiliki peran penting dalam mendukung pelayanan publik, khususnya pada momen dengan tingkat aktivitas masyarakat yang tinggi seperti malam pergantian tahun.

“Peran relawan ambulans ini sangat membantu. Mereka tidak hanya aktif saat malam tahun baru, tetapi juga konsisten hadir dalam berbagai kegiatan kemanusiaan di Samarinda,” ucapnya.

Menurut Asli, sinergi antara pemerintah daerah, aparat keamanan, dan relawan menjadi elemen penting dalam menjaga keselamatan masyarakat. Kehadiran relawan ambulans dinilai mampu memperkuat respons cepat terhadap kejadian yang memerlukan penanganan medis segera. (Fer)

Dapatkan informasi terbaru dan terkini di Instagram @ulasankaltim_id

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *