Pastikan Ibadah Aman, Andi Harun Pimpin Patroli Malam Natal di Samarinda

oleh -297 Dilihat
Ibadah Natal di Gereja Katedral Samarinda (Foto : Fzi)
banner 468x60

Ulasankltim.id, Samarinda – Malam menjelang Natal 2025 di Kota Samarinda berlangsung dalam suasana tenang namun penuh kewaspadaan. Di tengah kesiapan aparat dan umat yang bersiap beribadah, Wali Kota Samarinda Andi Harun turun langsung memastikan seluruh rangkaian perayaan berjalan aman dan tertib, Rabu malam (24/12/25).

Monitoring dilakukan sebagai bentuk tanggung jawab pemerintah daerah dalam menjamin keamanan dan kenyamanan umat Kristiani saat menjalankan ibadah malam Natal. Kehadiran kepala daerah di lapangan sekaligus menjadi sinyal kuat komitmen menjaga harmoni dan ketertiban kota.

Patroli dimulai dengan menyusuri sejumlah rumah ibadah di pusat kota. Dua titik utama yang dikunjungi yakni Gereja Santo Lukas dan Gereja Katedral Samarinda, yang menjadi lokasi ibadah bagi ratusan jemaat.

Dalam kegiatan tersebut, Andi Harun didampingi unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) serta aparat gabungan. Sinergi lintas institusi terlihat saat rombongan memantau langsung kesiapan pengamanan di sekitar area gereja.

Setelah rangkaian patroli lapangan, kegiatan dilanjutkan di Pos Terpadu pengamanan Natal dan Tahun Baru. Di lokasi ini, Andi Harun mengikuti rapat koordinasi bersama seluruh pemangku kepentingan melalui zoom meeting pada pukul 20.30 Wita.

Andi Harun menjelaskan, patroli malam Natal merupakan bagian dari pengamanan Natal dan Tahun Baru (Nataru) yang dilaksanakan secara terintegrasi. Seluruh unsur dikerahkan untuk memastikan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat tetap kondusif.

Pengamanan tersebut melibatkan TNI dan Polri, Kejaksaan, Lanud, Brimob, jajaran pemerintah daerah, hingga relawan masyarakat. Kolaborasi ini dinilai penting untuk menjangkau seluruh potensi kerawanan secara menyeluruh.

Dari hasil pemantauan di lapangan, Andi Harun menyampaikan bahwa pelaksanaan ibadah Natal di Samarinda berlangsung aman dan tertib. Tidak ditemukan gangguan berarti selama kegiatan keagamaan berlangsung.

Ia menilai suasana ibadah yang berjalan lancar mencerminkan tingkat toleransi yang terjaga dengan baik di Kota Tepian. Kondisi tersebut menjadi indikator stabilitas sosial yang terus dipelihara bersama.

Pengamanan malam Natal juga melibatkan organisasi kemasyarakatan keagamaan. Sejumlah personel Banser dari Nahdlatul Ulama dan Kokam dari Muhammadiyah turut ambil bagian dalam menjaga lingkungan rumah ibadah.

Menurut Andi Harun, keterlibatan elemen masyarakat lintas iman tersebut menjadi simbol nyata solidaritas dan kerukunan antarumat beragama. Kehadiran mereka memperkuat rasa aman sekaligus mempererat hubungan sosial.

Selain memastikan aspek keamanan, patroli dimanfaatkan untuk mengajak masyarakat memperkuat kepedulian sosial. Andi Harun mengingatkan pentingnya persatuan, terlebih di tengah berbagai bencana alam yang melanda sejumlah wilayah di Indonesia.

Ia menegaskan bahwa perbedaan agama, suku, dan latar belakang tidak seharusnya menjadi penghalang untuk saling membantu. Nilai kemanusiaan, menurutnya, menjadi titik temu yang menyatukan seluruh elemen bangsa.

Andi Harun menutup kegiatan dengan menyampaikan apresiasi atas peran semua pihak yang terlibat. Ia berharap semangat kebersamaan yang terasa pada malam Natal ini dapat terus dijaga sebagai modal sosial dalam mempertahankan stabilitas dan persatuan di Kota Samarinda. (Fzi)

Dapatkan informasi terbaru dan terkini di Instagram @ulasankaltim_id

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *