Ulasankaltim.id, Samairnda – Warga di Jalan Kiayi Haji Abdurrasyid, eks Basuki Rahmat, Gang Soponyono, Kelurahan Bugis, Kecamatan Samarinda Kota, dikejutkan oleh kobaran api yang melalap dua kios pada Selasa (18/11) dini hari.
Suasana yang semula tenang mendadak berubah panik ketika api terlihat membumbung dari dalam gang yang selama ini dikenal padat dan memiliki akses jalan yang cukup sempit.
Peristiwa kebakaran yang terjadi sekitar pukul 00.55 Wita itu membuat warga berhamburan keluar rumah untuk menyelamatkan diri serta membantu menyelamatkan barang–barang pemilik kios.
Api yang diduga pertama kali muncul dari salah satu kios tersebut dengan cepat merambat ke bangunan di sebelahnya. Struktur bangunan yang sebagian besar terbuat dari material mudah terbakar membuat kobaran api semakin cepat membesar.
Kepala Seksi Pemadam dan Investigasi Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkarmat) Kota Samarinda, Wisnu, membenarkan pihaknya menerima laporan kebakaran pada pukul 00.55 Wita.
Dua unit pemadam dari Posko terdekat langsung dikerahkan menuju lokasi, dibantu oleh sejumlah relawan pemadam kebakaran. “Kami dari Disdamkarmat Samarinda menurunkan dua posko untuk melakukan penanganan, dibantu oleh relawan.
Setibanya di lokasi, api sudah dalam kondisi membesar,” jelas Wisnu.
Menurutnya, upaya pemadaman sempat mengalami hambatan. Selain akses gang yang sempit, sumber air di sekitar lokasi sangat minim sehingga petugas membutuhkan waktu tambahan untuk melakukan suplai air dari titik terdekat.
Kendati demikian, personel pemadam tetap bergerak cepat agar api tidak merambat ke bangunan lain mengingat area tersebut cukup padat penduduk.
“Proses pemadaman memakan waktu sekitar 30 menit sejak unit pertama tiba. Tantangan utama kami yaitu minimnya sumber air, sehingga petugas harus memaksimalkan suplai dari mobil tangki,” tambahnya.
Beruntung, tidak ada korban jiwa maupun luka dalam kejadian tersebut. Dua kios yang terbakar mengalami kerusakan cukup parah dengan sebagian besar bangunan hangus tak tersisa.
Sementara itu, pemilik kios masih melakukan pendataan terhadap kerugian material yang timbul.
Hingga kini, pihak Disdamkarmat bersama kepolisian masih melakukan penyelidikan untuk mengetahui penyebab pasti kebakaran.
Warga sekitar diimbau tetap waspada, terutama terhadap potensi korsleting listrik yang kerap menjadi penyebab utama kebakaran di kawasan padat permukiman. (Fzi)









