Santri dan Pemuda Kaltim Bersatu! Polda Kaltim dan GP Ansor Gelar Apel Kebangsaan di Samarinda

oleh -318 Dilihat
Kapolda Kalimantan Timur, Irjen Pol Endar Priantoro foto bersama usai melaksanakan apel kebangsaan dan penyerahan tali asih (Foto : Fer)
banner 468x60

Ulasankaltim.id, Samarinda – Suasana khidmat menyelimuti halaman Markas Komando Polresta Samarinda pada Selasa (28/10/25) pagi. Ratusan santri dan pemuda dari berbagai daerah di Kalimantan Timur berdiri tegap dalam balutan semangat kebangsaan. Di bawah langit cerah Samarinda, gema takbir dan yel-yel pemuda menggema menandai dimulainya Apel Kebangsaan Polda Kaltim dan Gerakan Pemuda Ansor.

Kegiatan ini menjadi momentum istimewa karena menggabungkan dua peringatan besar nasional, yakni Hari Santri Nasional ke-11 dan Hari Sumpah Pemuda ke-97. Melalui apel bersama ini, semangat keagamaan dan nasionalisme berpadu dalam satu tekad menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Kapolda Kalimantan Timur, Irjen Pol Endar Priantoro, menegaskan bahwa apel ini bukan sekadar seremoni. Ia menyebut kegiatan ini sebagai bentuk dedikasi nyata antara aparat kepolisian dan elemen pemuda, khususnya kalangan santri, dalam memperkuat sinergi menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah Kaltim.

“Intinya, kami dari Polda Kaltim bersama GP Ansor serta pemuda se-Kalimantan Timur berkhidmat untuk NKRI. Ini adalah komitmen bersama menjaga tanah air tetap damai,” ujar Kapolda usai memimpin apel.

Dalam arahannya, Irjen Endar menekankan tiga pesan penting bagi para santri dan pemuda. Pertama, pentingnya menjaga toleransi antarumat beragama agar kerukunan sosial tetap terpelihara. Kedua, memperkuat nilai-nilai keagamaan dalam kehidupan sehari-hari untuk menangkal dampak negatif digitalisasi dan arus informasi media sosial. Ketiga, berperan aktif dalam menjaga keamanan lingkungan dengan menjadi pelopor perdamaian dan persaudaraan.

“Semangat Sumpah Pemuda harus terus kita warisi. Satu bahasa, satu bangsa, satu tanah air  Indonesia. Saya yakin dengan semangat itu, Kalimantan Timur akan tetap aman dan damai,” tegasnya di hadapan peserta apel.

Selain apel kebangsaan, kegiatan ini juga diisi dengan penyerahan tali asih berupa bantuan 20 unit sumur bor. Bantuan tersebut merupakan bentuk kepedulian sosial Polda Kaltim terhadap masyarakat yang masih kesulitan mendapatkan air bersih.

Sumur bor tersebut akan disalurkan melalui Gerakan Pemuda Ansor untuk masyarakat di daerah pelosok yang belum terjangkau layanan air bersih. Program ini diharapkan mampu meringankan beban warga serta memperkuat peran pemuda dalam kegiatan sosial kemasyarakatan.

Ketua GP Ansor Kalimantan Timur yang hadir dalam kegiatan itu menyampaikan apresiasi atas dukungan kepolisian. Ia menilai kolaborasi ini menjadi bukti nyata bahwa sinergi antara aparat keamanan dan organisasi kepemudaan mampu menghadirkan manfaat langsung bagi masyarakat.

Apel Kebangsaan ini ditutup dengan pembacaan ikrar pemuda dan doa bersama. Dengan semangat Sumpah Pemuda dan nilai keislaman yang moderat, para peserta menegaskan kembali tekad untuk terus menjaga persatuan, keamanan, dan kedamaian di Bumi Etam. (Fer)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *