Ulasankaltim.id, Jakarta – Konflik agraria yang terus berlangsung di berbagai wilayah Indonesia memerlukan perhatian serius dari semua pihak terkait, terutama PT Perkebunan Nusantara (PTPN). Hal ini diungkapkan oleh Dr. Yulianus Henock Sumual, SH, M.Si, Anggota DPD RI Dapil Kalimantan Timur, yang meminta agar PTPN segera menyelesaikan masalah agraria yang telah menimbulkan ketegangan dengan masyarakat lokal.
Pada rapat dengar pendapat (RDP) yang berlangsung di Jakarta, Rabu (5/3/2025), Yulianus Henock menegaskan bahwa konflik agraria antara masyarakat dan PTPN telah menjadi masalah yang kompleks dan berlarut-larut. Menurutnya, isu ini harus segera dituntaskan karena dampaknya yang sangat luas, tidak hanya bagi pihak perusahaan, tetapi juga bagi kehidupan sosial dan ekonomi masyarakat setempat.
“Saya meminta agar PTPN segera menyelesaikan konflik ini, mengingat persoalan agraria yang tak kunjung selesai menambah ketegangan di berbagai daerah. Ini adalah isu yang sangat sensitif dan perlu penanganan serius,” ungkapnya dalam rapat yang dihadiri oleh sejumlah perwakilan pemerintah dan pihak terkait lainnya.
Lebih lanjut, Yulianus Henock menyampaikan bahwa dirinya akan segera mengundang PTPN untuk melakukan pembahasan lebih mendalam terkait konflik agraria yang sedang berlangsung. Diskusi ini, katanya, akan difokuskan untuk mencari solusi konkret terhadap masalah penguasaan tanah yang mendesak untuk segera diselesaikan.
“Dibutuhkan pemahaman yang mendalam mengenai akar konflik ini, termasuk faktor pendukung dan faktor pencetusnya. Dengan begitu, kita dapat merumuskan strategi yang lebih efektif untuk menyelesaikan masalah ini,” jelas Senator asal Kalimantan Timur tersebut.
Senator Yulianus Henock juga menyoroti bahwa penyelesaian masalah ini tidak bisa dibiarkan berlarut-larut. Pasalnya, selain mengganggu stabilitas sosial, konflik ini juga berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat. Oleh karena itu, ia menegaskan pentingnya peran pemerintah dan pihak terkait dalam mengambil langkah-langkah yang lebih tegas dan cepat.
Dalam kesempatan tersebut, ia juga berharap agar seluruh pihak yang terlibat dalam penyelesaian konflik ini dapat bertindak secara adil dan transparan. Hal ini diharapkan dapat mengembalikan hak-hak masyarakat yang selama ini terabaikan dan memperbaiki hubungan yang retak antara masyarakat dan perusahaan.
“Penyelesaian yang adil dan transparan sangat penting. Hal ini akan memberikan rasa keadilan bagi masyarakat dan menciptakan hubungan yang harmonis antara PTPN dan komunitas lokal. Kita tidak boleh membiarkan konflik ini terus berlarut-larut,” ujar Yulianus Henock dengan tegas.
Pernyataan tersebut mendapat respon positif dari beberapa kalangan yang mendukung upaya untuk menyelesaikan konflik agraria secara menyeluruh. Mereka berharap agar inisiatif yang diusung oleh Senator Yulianus Henock dapat segera terwujud dalam bentuk langkah-langkah konkret yang bermanfaat bagi masyarakat.
Dengan langkah konkret ini, Yulianus Henock berharap Indonesia dapat segera menemukan solusi yang memadai untuk mengakhiri berbagai konflik agraria yang telah berlangsung lama dan mewujudkan keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia. (Fzi)
Dapatkan informasi terbaru dan terkini di Instagram @ulasankaltim_id









