Ulasankaltim.id, Samarinda – Hujan yang mengguyur Kota Samarinda pada Jumat pagi tak menghalangi terjadinya aksi kriminal di kawasan pusat kota. Sebuah toko di Jalan Mulawarman, Kelurahan Karang Mumus, Kecamatan Samarinda Kota, menjadi sasaran pencurian sekitar pukul 07.30 Wita, memicu perhatian warga sekitar.
Peristiwa itu terjadi saat aktivitas masyarakat mulai berlangsung. Lokasi kejadian berada di area yang cukup padat, sehingga gerak pelaku segera menimbulkan kecurigaan warga di sekitar tempat usaha tersebut.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, pelaku diduga berjumlah dua orang yang merupakan pasangan suami istri, masing-masing berinisial Hendra dan Nisa. Keduanya diketahui berasal dari Balikpapan dan diduga telah memperhatikan situasi toko sebelum beraksi.
Saat kejadian, pasangan tersebut datang menggunakan sepeda motor dan berhenti tepat di depan toko yang menjadi target. Hendra turun dari kendaraan, sementara Nisa tetap menunggu di atas motor.
Hendra kemudian diduga membongkar pintu toko untuk masuk ke dalam. Dari dalam toko, ia mengambil sejumlah barang dagangan berupa rokok serta uang tunai hasil penjualan yang tersimpan di lokasi tersebut.
Setelah mengumpulkan barang ke dalam kantong, pelaku berupaya meninggalkan tempat kejadian. Namun, aksinya diketahui warga sekitar yang langsung berteriak dan berusaha melakukan pengejaran.
Dalam situasi tersebut, Hendra berhasil meloloskan diri dari kejaran warga. Ia meninggalkan sepeda motor yang digunakan beserta Nisa di lokasi kejadian.
Warga yang berada di sekitar tempat kejadian selanjutnya mengamankan Nisa dan segera melaporkan insiden itu ke pihak kepolisian. Tidak lama kemudian, personel Pamapta Polresta Samarinda tiba di lokasi untuk melakukan pengamanan dan pemeriksaan awal.
Perwira Pengendali Pamapta Polresta Samarinda, Ipda Rifqi Sactio, membenarkan adanya kejadian tersebut. Ia menyampaikan bahwa dua orang diduga terlibat dalam peristiwa itu, namun baru satu orang yang berhasil diamankan.
“Pelaku berjumlah dua orang, pasangan suami istri. Yang berhasil diamankan adalah perempuan, sementara laki-laki melarikan diri,” ujar Rifqi.
Dari hasil pemeriksaan awal, petugas menemukan sejumlah rokok, uang tunai, serta sebuah tas di dalam jok sepeda motor yang diduga bukan milik pelaku. Kepada petugas, Nisa mengaku datang dari Balikpapan bersama suaminya dan sementara menginap di sebuah penginapan di kawasan Jalan Ir H Juanda, Samarinda Ulu. Ia menyatakan tidak masuk ke dalam toko dan hanya menunggu di kendaraan.
Saat ini, Nisa beserta barang bukti telah diamankan di Polsekta Samarinda Kota untuk proses hukum lebih lanjut. Sementara itu, kepolisian masih melakukan pencarian terhadap Hendra yang melarikan diri dan mengembangkan penyelidikan terkait peran masing-masing dalam kasus tersebut. (Fdy)
Dapatkan informasi terbaru dan terkini di Instagram @ulasankaltim_id









