Momentum di IKN, Putri Amanda Nahkodai Kadin Kaltim Hadapi Tantangan Ekonomi Baru

oleh -202 Dilihat
Putri Amanda Nurramadhani saat menandatangani Surat Pelantikan (Foto : Ist)
banner 468x60

Ulasankaltim.id, Ibu Kota Nusantara – Di tengah geliat pembangunan Ibu Kota Nusantara yang terus berproses, dunia usaha Kalimantan Timur memasuki fase baru. Pelantikan pengurus Kamar Dagang dan Industri Provinsi Kalimantan Timur masa bakti 2025–2030 menjadi penanda dimulainya konsolidasi kekuatan ekonomi daerah di pusat pertumbuhan nasional yang baru.

Prosesi pelantikan berlangsung di Aula Serbaguna Kemenko 3, kawasan Ibu Kota Nusantara, Senin (2/3/26). Putri Amanda Nurramadhani resmi mengemban amanah sebagai Ketua Kadin Kaltim setelah dilantik langsung oleh Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri Indonesia, Anindya Novyan Bakrie.

Agenda tersebut dihadiri sejumlah pejabat penting, termasuk Gubernur Kalimantan Timur Rudy Mas’ud, Kepala Otorita IKN Basuki Hadimuljono, Sekretaris Daerah Provinsi Kaltim Sri Wahyuni, anggota DPRD Kaltim, serta kepala daerah dari berbagai kabupaten dan kota di Kaltim.

Pemilihan lokasi pelantikan di kawasan IKN bukan tanpa makna. Penyelenggaraan acara di pusat pemerintahan baru Indonesia itu mencerminkan eratnya keterkaitan antara agenda pembangunan nasional dan penguatan peran dunia usaha daerah.

Dalam sambutannya, Gubernur Rudy Mas’ud menegaskan bahwa kepengurusan baru memiliki tanggung jawab strategis dalam mendorong pertumbuhan ekonomi Kalimantan Timur. Ia menyebut Kadin harus mampu menjadi motor penggerak sektor usaha di tengah perubahan lanskap ekonomi.

Menurutnya, organisasi tersebut perlu fokus pada pengembangan wirausaha yang kompetitif dan adaptif. Ia juga menekankan pentingnya peningkatan kualitas pelaku usaha agar mampu bersaing di pasar nasional maupun global.

Gubernur menambahkan bahwa Kadin Kaltim harus memperkuat fungsi kemitraan dengan pemerintah. Sinergi tersebut diharapkan dapat memperluas investasi dan membuka lebih banyak peluang kerja di berbagai sektor unggulan daerah.

Sementara itu, Putri Amanda Nurramadhani menyatakan komitmennya untuk memimpin secara kolektif dan responsif terhadap tantangan ekonomi. Ia menilai pembangunan IKN akan membawa dampak signifikan terhadap struktur dan arah pertumbuhan ekonomi Kalimantan Timur.

Menurut Putri, kehadiran IKN membuka peluang baru bagi pelaku usaha lokal, namun juga menghadirkan persaingan yang semakin ketat. Karena itu, Kadin Kaltim perlu menyusun strategi yang mampu menjembatani kepentingan investor dan pengusaha daerah.

Ia menegaskan bahwa kolaborasi lintas sektor menjadi kunci dalam memaksimalkan manfaat pembangunan. Kadin, kata dia, siap berperan sebagai penghubung antara pemerintah, dunia usaha, dan pemodal.

Pelantikan tersebut menjadi titik awal bagi kepengurusan periode 2025–2030 dalam menjalankan program kerja. Seluruh rangkaian kegiatan kemudian ditutup dengan buka puasa bersama yang berlangsung dalam suasana kebersamaan, menandai awal koordinasi dan komunikasi antaranggota.

Dengan struktur baru yang telah terbentuk, Kadin Kaltim diharapkan mampu mengoptimalkan momentum pembangunan IKN untuk memperkuat daya saing ekonomi daerah secara berkelanjutan. (Fdy)

Dapatkan informasi terbaru dan terkini di Instagram @ulasankaltim_id

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *