Toko Bangunan di Samarinda Terbakar, 4 Korban Terjebak Diselamatkan

oleh -201 Dilihat
Petugas Disdamkarmat Kota Samarinda dan relawan melakukan penanganan pada musibah kebakaran toko bangunan di Jalan DI Panjaitan (Foto : Yanur)
banner 468x60

Ulasankaltim.id, Samarinda – Peristiwa mencekam melanda kawasan Jalan DI Panjaitan, Kecamatan Samarinda Utara, saat sebuah toko bangunan hangus dilalap si jago merah pada Rabu malam.

Insiden yang terjadi tak jauh dari Simpang Tiga Alaya ini memicu kepanikan warga sekitar setelah kepulan asap hitam tampak membubung tinggi ke udara.

Laporan insiden pertama kali diterima oleh jajaran Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkarmat) Kota Samarinda pada pukul 18.20 WITA.

Mendapat laporan emergency tersebut, armada dari Posko 2 dan Posko 7 langsung meluncur ke lokasi kejadian dengan dukungan puluhan relawan.

Situasi di lapangan kian kritis setelah tim di lokasi mengonfirmasi adanya sejumlah penghuni yang terjebak di dalam bangunan yang mulai terkepung api.

Petugas dari tim penyelamat (rescue) terpaksa menembus dinding asap dan tumpukan material yang merintangi jalur evakuasi.

Kasi Pemadaman dan Investigasi Disdamkarmat Kota Samarinda, Wisnu, mengonfirmasi bahwa pihak armada segera dikerahkan begitu panggilan masuk diterima.

Menurut Wisnu, koordinasi cepat antara Posko 2, Posko 7, dan unsur relawan menjadi kunci utama penanganan awal di area musibah.

Rintangan berat harus dihadapi personel penyelamat karena jarak pandang yang minim akibat gumpalan asap tebal di dalam ruko.

Meskipun demikian, empat penghuni bangunan berhasil dikeluarkan dengan selamat melalui titik evakuasi di bagian atas ruko.

Keluarga yang diselamatkan tersebut terdiri dari dua orang dewasa serta dua anak-anak yang langsung mendapatkan penanganan medis.

Dua unit ambulans segera melarikan para korban menuju Rumah Sakit Umum Daerah untuk memastikan kondisi fisik mereka pasca-kejadian.

Wisnu menyebutkan bahwa tiga penghuni ditemukan berlindung di lantai dasar, sedangkan satu korban lainnya terisolasi di lantai dua.

Ia bersyukur seluruh korban berada dalam keadaan sadar dan stabil sewaktu proses evakuasi yang menegangkan itu berhasil dilakukan.

Kepolisian Resor Kota Samarinda melalui Pamapta I, Ipda Mat Bahri, turut membenarkan kronologi penyelamatan empat orang yang terperangkap tersebut.

Mat Bahri menerangkan bahwa satu keluarga yang terdiri dari pria, wanita, dan dua anak laki-laki itu terisolasi lantaran tingginya konsentrasi asap di dalam ruangan.

Operasi pemadaman dan pendinginan berlangsung selama lebih dari satu jam, sementara penyebab pasti kebakaran kini dalam penyelidikan pihak kepolisian. (Yanur)

Dapatkan informasi terbaru dan terkini di Instagram @ulasankaltim_id

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *