Pengungkapan Kasus Mayat Mengapung di Sungai Lais, Keluarga Korban Angkat Bicara

oleh -202 Dilihat
Petugas gabungan menyisir lokasi penemuan jasad PM (24) di perairan Sungai Lais, Kelurahan Sungai Kapih (Foto : Yanur)
banner 468x60

Ulasankaltim.id, Samarinda – Identitas sesosok jasad pria yang ditemukan mengambang di aliran Sungai Lais, Kecamatan Sambutan, Kota Samarinda, akhirnya berhasil diungkap oleh pihak kepolisian.

Korban diketahui berinisial PM (24), seorang pemuda yang tercatat sebagai penduduk kawasan Jalan Marsda Saleh berdasarkan data kependudukan resmi.

Sebelumnya, penemuan mayat ini sempat menggegerkan warga Jalan Peternakan, Kelurahan Sungai Kapih, saat ditemukan mengapung pada Senin (31/8/2026).

Kondisi fisik jenazah saat pertama kali dievakuasi berada dalam posisi tertelungkup persis di samping area tambatan kapal warga sekitar.

Tubuh korban yang sudah membengkak mengindikasikan bahwa pemuda tersebut diperkirakan telah tak bernyawa sejak dua hari sebelum ditemukan.

Awalnya, proses pengenalan wajah secara fisik sulit dilakukan akibat kerusakan jaringan tubuh, sehingga kepolisian sempat memberi label Mr. X pada korban.

Langkah cepat dilakukan tim identifikasi guna menyingkap misteri sosok anonim tersebut menggunakan jalur pemeriksaan data biometrik.

Kanit Gakkum Satpolairud Polresta Samarinda, Ipda Zaqi Ur Rachman, mengonfirmasi keberhasilan penentuan identitas tersebut melalui pencocokan sidik jari dengan basis data dinas terkait.

“Pencocokan sidik jari korban dengan basis data Disdukcapil berhasil mengonfirmasi identitas aslinya,” kata Ipda Zaqi Ur Rachman pada Rabu (2/9/2026).

Meskipun jati diri PM sudah terang benderang, kronologi awal hingga korban tenggelam di perairan tersebut masih terus digali oleh penyelidik.

Informasi krusial didapat dari kesaksian seorang anak buah kapal (ABK) yang tengah bertugas mengawal pergerakan kapal tongkang di lokasi perairan.

Saksi mata yang tak kenal dengan PM tersebut mengaku melihat adanya percikan air yang mencurigakan seperti tubuh manusia tercebur ke sungai.

Penglihatan misterius itu terjadi saat kapal tongkang sedang berputar balik untuk melanjutkan operasional pekerjaan di sekitar perairan.

“Saksi melihat ada gejolak air mirip orang tercebur saat kapal memutar arah, namun situasi saat itu masih sangat diragukan,” ujar Zaqi.

Laporan ABK tersebut langsung direspons kepolisian dengan menyisir seluruh area perairan mengikut arah arus sungai, meski pencarian awal belum membuahkan hasil.

Petugas juga terus menyelidiki spekulasi yang menyebutkan bahwa pemuda tersebut jatuh dari area jembatan di dekat lokasi penemuan.

“Kami masih mendalami berbagai kemungkinan dan belum bisa menyimpulkan jalur pasti korban hingga berada di sungai,” tambah Zaqi.

Dari latar belakang pribadinya, PM diketahui sempat menyewa tempat tinggal terpisah akibat dinamika persoalan keluarga yang dihadapinya.

Pihak keluarga membeberkan bahwa korban tengah mengalami tekanan personal yang disinyalir memengaruhi kondisi psikologisnya sebelum menghilang.

Walau ada indikasi beban emosional, kepolisian menegaskan faktor tersebut tidak bisa dijadikan landasan utama untuk menentukan penyebab pasti kematian.

“Penyebab kematian tidak dapat disimpulkan sebatas dugaan keluarga belaka,” tegas Zaqi saat dimintai keterangan.

Pihak kepolisian telah berkoordinasi dengan keluarga korban terkait prosedur autopsy lanjutan guna kepentingan penyelidikan hukum lebih mendalam.

Namun, orang tua PM memilih menolak autopsi internal dan menyatakan telah menerima insiden tragis ini dengan ikhlas.

“Pihak keluarga memohon untuk tidak dilakukan autopsy karena sudah merelakan kepergian korban,” tutur Zaqi menirukan keputusan keluarga.

Hasil visum luar juga menegaskan bahwa tidak ditemukan sama sekali jejak penganiayaan, senjata tajam, atau benturan benda tumpul pada tubuh PM.

“Pemeriksaan medis awal memastikan tidak ada tanda-tanda kekerasan fisik pada jenazah korban,” tutup Zaqi mengakhiri keterangannya. (Yanur)

Dapatkan informasi terbaru dan terkini di Instagram @ulasankaltim_id

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *