Kebakaran di Jalan Untung Suropati Samarinda Jadi Tontonan Warga, Penyebab Masih Diselidiki

oleh -203 Dilihat
Petugas Kebakaran saat melakukan pemadaman api (Foto : Fzi)
banner 468x60

Ulasankaltim.id, Samarinda – Suasana sore di Jalan Untung Suropati, Kecamatan Sungai Kunjang, Samarinda, mendadak berubah tegang ketika api melahap sebuah bangunan yang berada tepat di depan Balai Latihan Kerja (BLK), Kamis (7/5/2026). Kepulan asap pekat yang membumbung tinggi membuat warga sekitar berhamburan keluar untuk melihat sumber kebakaran.

Insiden tersebut terjadi sekitar pukul 17.40 WITA di wilayah Kelurahan Karang Asam Ulu. Bangunan yang terbakar diduga merupakan gudang atau rumah kosong dengan ukuran sekitar 8 x 10 meter.

Kebakaran dengan cepat menyita perhatian pengguna jalan karena lokasi bangunan berada di tepi jalan utama. Sejumlah pengendara tampak memperlambat kendaraan saat melintas, sementara warga sekitar berupaya membantu mengamankan area di sekitar titik api.

Tak lama setelah laporan diterima, personel Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkarmat) Kota Samarinda langsung menuju lokasi kejadian. Beberapa unit armada pemadam bersama relawan kebakaran diterjunkan untuk mencegah api meluas ke bangunan lain.

Komandan Pos 4 Disdamkarmat Kota Samarinda, Bambang Heriadi, mengatakan penanganan kebakaran melibatkan dua posko pemadam serta bantuan relawan dari berbagai komunitas pemadam di Samarinda.

“Yang terbakar satu buah rumah kosong ukuran sekitar 8 x 10 meter. Untuk korban nihil. Posko yang kita turunkan ada Posko 4 dan Posko 10, dibantu relawan-relawan Kota Samarinda dan relawan lainnya,” ujar Bambang saat ditemui di lokasi.

Menurut dia, kondisi bangunan yang kosong membuat tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Meski api sempat membesar, petugas berhasil mengendalikan situasi sebelum kobaran merembet ke area sekitar.

Proses pemadaman berlangsung cukup cepat karena akses menuju lokasi tidak mengalami hambatan berarti. Petugas juga didukung koordinasi relawan yang membantu pengaturan selang dan distribusi air di lapangan.

Sekitar 20 menit setelah tim pemadam tiba, api berhasil dijinakkan. Setelah itu, petugas melanjutkan proses pendinginan untuk memastikan tidak ada bara api yang tersisa di dalam bangunan.

“Proses pemadaman sekitar 20 menit semenjak kita datang ke lokasi,” katanya.

Hingga kini, sumber penyebab kebakaran masih dalam tahap penyelidikan. Petugas belum dapat memastikan apakah api berasal dari korsleting listrik atau faktor lainnya.

Berdasarkan informasi sementara dari warga, bangunan tersebut disebut-sebut digunakan sebagai gudang. Namun, belum diketahui secara pasti apakah di dalam bangunan masih terdapat barang atau material tertentu saat kebakaran terjadi.

“Kalau penyebab kebakarannya untuk sementara belum bisa memastikan. Tadi dari masyarakat ada yang mengatakan itu gudang, tapi apakah gudang kosong atau masih ada isinya belum jelas,” ucap Bambang.

Pihak berwenang masih melakukan pendataan dan pengumpulan keterangan di lokasi kejadian guna memastikan penyebab pasti kebakaran yang terjadi di kawasan Sungai Kunjang tersebut. (Fzi)

Dapatkan informasi terbaru dan terkini di Instagram @ulasankaltim_id

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *