Perayaan Imlek 2577 Kongzili di Samarinda Dikawal 145 Personel, Situasi Terpantau Aman

oleh -218 Dilihat
Petugas Kepolisian Saat Berjaga di Kelenteng Thien Ie Kong Jl. Yos Sudarso (Foto : Ist)
banner 468x60

Ulasankaltim.id, Samarinda – Langit Kota Tepian menyambut Tahun Baru Imlek 2577 Kongzili dengan suasana tertib dan terjaga. Di tengah persiapan ibadah umat Tionghoa, aparat kepolisian memastikan seluruh rangkaian perayaan berlangsung aman melalui pengamanan terstruktur di berbagai titik rumah ibadah di Samarinda.

Polresta Samarinda mengerahkan 145 personel untuk mengawal pelaksanaan ibadah Imlek tahun 2026. Ratusan anggota tersebut ditempatkan di sejumlah vihara dan klenteng yang menjadi pusat kegiatan perayaan.

Kapolresta Samarinda, Kombes Pol Hendri Umar, melalui Kasi Humas Ipda Arie Soeharyadi, menyampaikan bahwa pengamanan dilakukan sebagai langkah preventif guna menjaga stabilitas keamanan selama perayaan berlangsung.

Menurut Arie, personel telah dibagi dan ditempatkan sesuai kebutuhan di masing-masing lokasi. Penempatan dilakukan berdasarkan estimasi jumlah jemaat dan kapasitas rumah ibadah.

Beberapa titik yang mendapat pengamanan antara lain Vihara Budi Center di Jalan DI Panjaitan, vihara di Jalan PM Noor, Vihara Mula Dharma, serta Vihara Eka Dharma Manggala di Jalan Urip Sumoharjo.

Selain itu, pengamanan juga dilakukan di Klenteng Tien Leko di Jalan Yos Sudarso dan Klenteng Religi Center di Jalan Jakarta I. Lokasi-lokasi tersebut diperkirakan menjadi tempat berkumpulnya jemaat dalam jumlah besar saat perayaan berlangsung.

Arie menjelaskan, hingga Selasa (17/2/26), kondisi keamanan di Samarinda terpantau stabil. Kepolisian tidak mencatat adanya gangguan yang menghambat jalannya kegiatan ibadah.

“Sebanyak 145 personel kami sebar di sejumlah vihara dan klenteng. Situasi sampai saat ini dalam keadaan kondusif,” ujarnya saat dikonfirmasi.

Ia menegaskan, kepolisian tidak memberlakukan peningkatan pengamanan secara khusus karena situasi dinilai terkendali. Namun, petugas tetap siaga untuk mengantisipasi kemungkinan gangguan keamanan.

Selain penjagaan di rumah ibadah, jajaran Polresta Samarinda juga menggelar patroli rutin di sejumlah wilayah kota. Langkah ini dilakukan untuk memastikan aktivitas masyarakat tetap berjalan normal selama perayaan Imlek.

Pengamanan yang dilakukan bersifat terbuka dan humanis, dengan tujuan memberikan rasa aman tanpa mengganggu kekhusyukan ibadah umat Tionghoa.

Dengan dukungan aparat dan partisipasi masyarakat, perayaan Imlek 2577 Kongzili di Samarinda berlangsung tertib. Kepolisian mengajak seluruh warga menjaga toleransi dan ketertiban demi terciptanya suasana yang harmonis di Kota Tepian. (Fdy)

Dapatkan informasi terbaru dan terkini di Instagram @ulasankaltim_id

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *